English
Indonesia

Badan Keahlian DPR RI dan UPI Selenggarakan FGD, Penandatangan MoU & PKS

02 Dec 2023 • Humas UPI

Kamis tanggal 30 November 2023 bertempat di Auditorium LPPM Universitas Pendidikan Indonesia, diselenggarakan Focus Group Discussion (FGD) dengan mengusung tema Terwujudnya Supremasi Hukum Yang Berkeadilan, Berkepastian, Bermanfaat, dan Berlandaskan Hak Asasi Manusia Sebagai Misi Pembangunan Bidang Hukum Dalam RPJP Nasional Tahun 2025-2045”, dengan nara sumber 1. Wiwin Sri Rahyani, S.H., M.H (Plt. Kapus Perancangan Undang-Undang Bidang Ekkuinbang Kesra BK DPR RI); 2. Prof. Dr. Cecep Darmawan, S.Pd., S.IP., S.A.P, S.H., M.H., M.Si (Kaprodi S2 dan S3 PKn FPIPS UPI); 3. Dr. Tristam Pascal Moeliono, S.H., M.H., LL.M (Dosen FH Universitas Parahyangan Bandung);  4. Dr. Indra Perwira, S.H., M.H  (Dosen FH Universitas Padjadjaran Bandung), dengan Moderator   Prof. Dr. Elly Malihah, M.Si (Sekretaris Senat Akademik UPI). Sebelum sesi FGD, diawali dengan penandatanganan MoU antara BK DPR dengan Universitas Pendidikan Indonesia, juga penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pusat Perancangan Undang-Undang Bidang Ekkuinbang Kesra BK DPR RI dengan Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS) UPI. 

Dalam sambutannya, Rektor Universias Pendidikan Indonesia yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Inovasi, Kebudayaan, dan Sistem Informasi, Prof. Dr. Agus Rahayu, M.P, mengatakan bahwa UPI sebagai salah satu Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN BH) dengan moto Leading and Outstanding University, sedang giat melaksanakan berbagai kegiatan sebagai perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi, salah satunya melalui kegiatan kerjasama dengan berbagai pihak terkait (stakeholder), baik Kementerian, Lembaga, Pemerintah Daerah, dan pihak lainnya. Tentu saja melalui kerjasama yang dilakukan tersebut akan semakin meningkatkan pengakuan (recognition) dan kepercayaan (trust) terhadap UPI dari berbagai mitra yang menjalin kerjasama maupun dari masyarakat.  

Sementara itu, Kepala Badan Keahlian DPR RI yang diwakili oleh Plt. Kepala Pusat Perancangan Undang-Undang BK DPR RI, Wiwin Sri Rahyani, S.H., M.H,  dalam sambutannya menyatakan bahwa kerjasama dengan UPI sejauh ini sudah berjalan dengan baik, sebagai implemenasi dari MoU yang telah dilaksanakan sebelumnya. Melalui kegiatan FGD ini, diharapkan BK DPR RI memperoleh masukan dari para peserta terkait dengan arah dan kebijakan pembangunan bidang hukum dalam RPJPN tahun 2025-2045. Selanjutnya dengan penandatanganan perpanjangan MoU antara BK DPR dengan UPI diharapkan intensitas dan kualitas kegiatan yang akan dilaksanakan ke depan semakin meningkat dan bervariasi sesuai dengan lingkup kerjasama yang disepakati dalam MoU. 

Hadir dalam kesempatan acara tersebut yakni para pejabat di lingkungan UPI antara lain Ketua LPPM UPI, Sekretaris DGB UPI, Wakil Dekan FPOK, Dekan Fakultas Kedokteran, Dekan FPIPS, dosen prodi PKn, mahasiswa, guru, dan PT mitra yang menjalin kerjasama dengan BK DPR RI, sebanyak 150 orang peserta yang memenuhi auditorium LPPM UPI, termasuk di dalamnya peserta dari pihak dari Pusat PUU Bidang Ekkuinbang Kesra BK DPR RI sebanyak 20 orang  

Kegiatan FGD yang diinisiasi oleh Pusat Kajian dan Pengembangan Kebijakan Publik, Inovasi Pendidikan, dan Pendidikan Kedamaian LPPM UPI bekerjasama dengan BK DPR RI tersebut berlangsung hangat dan menarik, di samping tema yang diangkat terkait sangat terkait dengan bidang kehidupan yang sangat menentukan kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara yakni pembangunan bidang hukum dalam RPJPN tahun 2025-2045. Peserta sangat antusias menyimak pemaparan materi dari para pembicara. Terlebih ketika sesi diskusi dilakukan, banyak pertanyaan, tanggapan dan masukan dari para peserta terutama terkait dengan berbagai fenomena kontekstual penegakan hukum saat ini, dan urgensi pendidikan hukum dalam membangun sistem hukum nasional yang mapan (Kontributor Humas UPI)

Dosen Prodi Pendidikan Masyarakat FIP UPI Tingkatkan  Kompetensi Bisnis Digital UMKM Kota Cimahi dalam Program Hilirisasi Inovasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat 

02 Dec 2023 • Humas UPI

Sejalan dengan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) oleh Kemendikbud RI yang diarahkan kepada kesiapan setiap komponen perguruan tinggi beradaptasi melaksanakan kebutuhan, Program Studi Pendidikan Masyarakat, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melalui tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang diketuai oleh Prof. Dr. Hj. Ihat Hatimah, M.Pd., dengan beranggotakan Dr. Cucu Sukmana, M.Pd., dan Dr. Dadang Yunus Lutfiansyach, M.Pd., mengambil langkah inovatif dalam mendorong peningkatan kompetensi bisnis berbasis digital melalui Pelatihan Peningkatan Kompetensi Bisnis berbasis Digital melalui Model CEFE (Competency-Based Economies Through Formation of Enterprises bagi pelaku UMKM di Kota Cimahi, Provinsi Jawa Barat. 

Inisiatif ini bertujuan mengatasi tantangan yang dihadapi UMKM, khususnya dalam hal manajemen dan pengembangan wirausaha, melalui program peningkatan kompetensi bisnis digital yang komprehensif. Adapun pelatihan dihadiri oleh berbagai pelaku UMKM yang ada di Kota Cimahi dan berlokasi di PKBM Bina Mandiri Cipageran, Kota Cimahi dengan narasumber pelatihan yakni seseorang yang ahli pada digital bisnis yakni, bapak Eldeast Jane Abdul Fitra, S.Ip.

Kota Cimahi, yang berada dalam posisi strategis, menawarkan potensi yang besar. Namun, UMKM sebagai kelompok sasaran utama masih menghadapi tantangan dalam operasional mereka, terutama terkait dengan kurangnya kemandirian para pelaku UMKM. Kurangnya kemandirian ini dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Secara internal, hal ini disebabkan oleh pandangan yang terbatas dan pemahaman yang kurang dalam mengelola wirausaha. Secara eksternal, rendahnya produktivitas di lingkungan UMKM turut memberikan kontribusi terhadap tantangan ini. Akar dari rendahnya produktivitas terletak pada kualitas sumber daya manusia yang kurang memadai, khususnya dalam manajemen, organisasi, penguasaan teknologi, dan pemasaran.

Model CEFE telah berkembang menjadi konsep pelatihan yang diyakini bahwa pemberdayaan masyarakat terutama dicapai melalui pengembangan individu yang berdaya, sehingga meningkatkan produktivitas dan akuntabilitas yang pada akhirnya meningkatkan kemakmuran negara. CEFE telah menjadi model program yang komprehensif, bertujuan membentuk perilaku kewirausahaan dan keterampilan dalam berbagai situasi melalui pelatihan. Tujuan utama CEFE meliputi Analisis Diri Terbimbing, Menstimulasi Perilaku Bisnis, dan Membangun Kompetensi Bisnis.

Penerapan model CEFE kemudian dikembangkan menjadi prototipe aplikasi analisis bisnis bernama “Siletah.com” yang dikembangkan oleh Tim PKM yang diketahui oleh Prof. Dr. Hj. Ihat Hatimah, M.Pd. melalui program Hilirisasi Inovasi Hasil Pengabdian kepada Masyarakat melalui Direktorat Inovasi dan Pusat Unggulan Universitas Pendidikan Indonesia. Prototipe  aplikasi “Siletah.com” ini bertujuan untuk membantu pengembangan kompetensi bisnis, membimbing pengguna dalam analisis diri terbimbing, merangsang kondisi bisnis yang inovatif, dan memberikan sumber daya serta panduan untuk membangun kompetensi bisnis.

Melalui pendekatan yang terfokus, pengguna dapat mengoptimalkan pengembangan kompetensinya, merencanakan jalur karier yang sesuai, dan meningkatkan kesiapannya menghadapi tantangan bisnis dengan efisiensi dan dukungan yang personal. Pengembangan kompetensi bisnis yang lebih efektif dapat berkontribusi pada peningkatan produktivitas dan kualitas pekerjaan, menciptakan lapangan kerja baru, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan daya saing perusahaan dan negara secara keseluruhan.

Melalui pengumpulan dan analisis data pengguna, prototipe “Siletah.com” dapat memberikan wawasan dan pemahaman yang lebih baik tentang faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan kompetensi bisnis dan kaitannya dengan kesuksesan dalam dunia bisnis. Hal ini dapat menjadi dasar untuk penelitian lebih lanjut dalam bidang pengembangan kompetensi, analisis keterampilan bisnis, dan pengaruhnya terhadap performa individu dan organisasi.

Inisiatif ini menandai langkah yang signifikan dalam memberdayakan UMKM di Kota Cimahi dan memupuk budaya kewirausahaan dan kompetensi bisnis digital. Universitas Pendidikan Indonesia tetap berkomitmen untuk berkontribusi pada pengembangan sosial-ekonomi di daerah melalui inisiatif-inisiatif inovatif dan berdampak (Kontributor Humas UPI)

Tingkatkan Kualitas Informasi, FIP UPI Gelar Workshop Penulisan Berita

02 Dec 2023 • Humas UPI

Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia sukses menggelar workshop penulisan naskah berita website, Hari Rabu, 29 November 2023. Acara ini bertujuan mendorong keterampilan dosen dan tenaga pendidik dalam mengelola informasi di tingkat program studi dan Fakultas mengikuti kewajiban Undang-undang Republik Indonesia Nomor 14 tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik serta dalam rangka merespon kebutuhan berita yang menarik, relevan dan berkualitas.

Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia, Prof. Dr. Rudi Susilana, M.Si, dalam sambutannya menegaskan pentingnya memberitakan peristiwa di tingkat program studi untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan. “Informasi yang disampaikan harus membangun daya tarik yang dapat menarik perhatian banyak orang,” ujarnya.

Workshop diisi dengan sesi-sesi informatif yang dimoderatori oleh Mudi Darmawan, S.Pd.  Pemateri pertama, Dr. Yana Setiawan, S.Pd., M.M, memberikan wawasan tentang penulisan siaran pers yang impresif, sementara pemateri kedua, Hana Silvana, S.Pd., M.Si, berbicara tentang penyusunan berita kegiatan unit kerja dalam layanan informasi publik yang komprehensif.

Peserta workshop, terdiri dari 10 orang dosen dan tenaga pendidik aktif mengelola website di unit kerja atau program studi masing-masing, berpartisipasi dengan antusias. Mereka berharap workshop ini dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam menyajikan informasi yang menarik dan relevan.

Prof. Dr. Rudi Susilana, M.Si menyatakan bahwa workshop ini adalah langkah konkret dalam upaya  meningkatkan kemampuan pengelola website. “Berbagai kegiatan dan kejadian di lingkungan program studi dapat lebih efektif disampaikan kepada banyak orang,” tambahnya.

Workshop ini juga diharapkan dapat membantu pengelola website menemukan ide-ide baru yang segar dan kreatif, sejalan dengan upaya FIP UPI untuk terus meningkatkan kualitas penulisan berita di lingkungan fakultas dan program studi. Visi universitas untuk menyajikan informasi yang informatif dan mendidik akan semakin terwujud dengan kontribusi positif dari workshop ini.

Dengan antusiasme peserta dan dukungan penuh dari fakultas, workshop ini diharapkan memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kualitas informasi yang disampaikan melalui website fakultas dan program studi di Universitas Pendidikan Indonesia (Kontributor Humas UPI/Hendriano Meggy)

Himpunan Mahasiswa Muslim Pascasarjana (HIMMPAS) UPI Menggelar Kegiatan Sociopreneurship dalam Rangka Optimalisasi Potensi UMKM Melalui Digital Marketing di Desa Bojongpicung, Cianjur, Jawa Barat

01 Dec 2023 • Humas UPI

Cianjur, November 2023, Himpunan Mahasiswa Muslim Pascasarjana (HIMMPAS) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melalui Biro Kewirausahaan melaksanakan kegiatan HIMMPAS Sociopreneurship, Minggu (19/11/23) di Desa Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk sharing ilmu yang akan bermanfaat bagi UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) sebagai pelaku bisnis. Konsep kegiatan diawali dengan Sambutan Kepala Desa Bojongpicung, Ketua Pelaksana, Ketua HIMMPAS UPI, Pematerian, Diskusi bareng pelaku UMKM, Sosialisasi Sertifikat Halal dan Kunjungan ke tempat pelaku UMKM yaitu Budi Daya Jamur.

Kegiatan ini mengangkat tema “Optimalisasi Potensi UMKM melalui Digital Marketing dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat”. Peserta berasal dari UMKM dan Karang Taruna yang berada di Desa Bojongpicung dan Desa Jati, Cianjur, Jawa Barat.

Ketua HIMMPAS UPI, M. Hidayatul Ridho mengatakan “Kami dari Himpunan Mahasiswa Muslim Pascasarjana (HIMMPAS) salah satu bentuk kegiatan masyarakat yang mengambil manfaat dari hal kewirausahaan yang menghadirkan pemateri bapak Ahmad Rizaldi dari Fasilitator Kominfo dan berterimakasih kepada Kepala Desa Bojongpicung telah menerima kami untuk bisa mengadakan kegiatan masyarakat.

Dihernawan, S. H., Sebagai Kepala Desa Bojongpicung menyambut kegiatan ini dengan sambutan “Alhamdulillah selaku kepala desa berterima kasih, semoga kegiatan ini bisa memberikan manfaat untuk yang mengikuti bisa berbagi ilmu dari output kegiatan ini kepada orang lain agar lebih bermanfaat, kegiatan ini menjadi bahan meningkatkan SDM untuk hal penjualan dan marketing, mudah-mudahan kegiatan ini bermanfaat untuk kita semua dan menjadi model sebagai usaha hal yang baru yang berkelanjutan”.

Peserta Sociopreneur atas nama Tita Nurmayanti sebagai pelaku UMKM mengatakan, “Mengapresiasikan sebesar-besarnya dengan adanya kegiatan ini dapat mengambil manfaat, berkesan bagi saya dan untuk selanjutnya, semoga lebih maju, berkarya, berinovasi dan sukses buat HIMMPAS UPI 2023”.

(Fadli Agus Triansyah)

Kelurahan BPI UPI 2.0 Menyelenggarakan Workshop Penulisan dan Publikasi Ilmiah untuk Para Awardee

29 Nov 2023 • Humas UPI

Bandung, UPI – Kelurahan BPI UPI 2.0 melalui divisi Pengembangan SDM melaksanakan Workshop Penulisan dan Publikasi Scopus kepada para awardee yang bertempat di Hotel Salis, Kota Bandung pada tanggal 28 November 2023.

Keberadaan artikel ilmiah pada jurnal internasional diperlukan untuk menunjang eksistensi para peneliti dalam dunia pendidikan, termasuk bagi penerima Beasiswa Pendidikan Indonesia (awardee BPI) untuk mendukung penyelesaian studi serta mewujudkan bakti dan dukungannya pada Pendidikan di Indonesia yang lebih berkualitas dan berdaya saing global. Kurangnya publikasi bagi para peneliti pada jurnal terindeks menjadi akar permasalahan yang harus diselesaikan secara bersama. Salah satu faktor penyebab karena belum semua peneliti terlatih dalam penulisan draft naskah jurnal Internasional tersebut. Untuk meningkatkan produktivitas penulisan ilmiah dan pemahaman para peneliti yang terhimpun di lingkungan kelurahan BPI UPI, maka ditindaklanjuti dengan kegiatan “Workshop Penulisan dan Publikasi Scopus”.

Kegiatan pendampingan penulisan artikel untuk jurnal bereputasi internasional ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk mempublikasikan hasil penelitiannya yang belum dipublikasikan ke jurnal ilmiah. Diharapkan dari kegiatan ini semakin banyak para peneliti yang terhimpun dalam kelurahan BPI UPI berhasil mempublikasikan hasil penelitiannya di jurnal Internasional.

Prof. Dr. H. Suwatno, M.Si., menyampaikan apresiasi dan dukungan kepada Kelurahan BPI atas terselenggaranya kegiatan workshop. Direktur Direktorat Kemahasiswaan UPI ini menyampaikan bahwa sebagai awardee peserta harus menggunakan waktu secara baik agar dapat menyelesaikan kuliah tepat waktu, bukan sebaliknya lulus pada pada waktu yang tepat. Selama menyelesaikan pendidikan, ada banyak fenomena yang akan terjadi. Oleh karena itu, perlu menjaga integritas dan perilaku santun selama di kampus dan di masyarakat. Bangun komunikasi yang baik dan konstruktif dengan pembimbing agar berbagai masalah yang kita alami dapat terselesaikan dengan baik dan bisa mengakhiri studi tepat waktu.

Beliau juga memberikan motivasi kepada awardee bahwa kita harus menjadi pribadi yang bersyukur karena menjadi mahasiswa yang berhasil lulus dalam program beasiswa. Selama waktu kuliah di Universitas Pendidikan Indonesia, gunakanlah berbagai kesempatan untuk belajar dan berkolaborasi dengan sesama, karena saling membantu tidak akan membuat kita berkekurangan, bahkan sebaliknya kita menjadi lebih maksimal mengembangkan diri dengan menyelesaikan studi pada waktu yang tepat.

“Pelatihan ini umumnya dilakukan dengan biaya yang tinggi, namun kelurahan BPI UPI 2.0 telah memfasilitasinya, sehingga awardee perlu menggunakan kesempatan ini secara maksimal agar setelah pelatihan dapat berhasil mempublikasikan pada jurnal internasional bereputasi Scopus. Bila konsistensinya dijaga, upayakan minimal setiap tahun 1, dan bahkan bisa lebih dari itu,” imbuh beliau.

Sesi pematerian oleh narasumber, Prof. Eri Kurniawan, S.Pd., M.A., Ph.D., memaparkan empat poin utama yang perlu diperhatikan penulis saat mengirimkan manuskripnya kepada jurnal, yakni: what kind of research in publsiable, finding the right journal, identifiying what journal, drafting your paper and submit.

Penulis harus mengidentifikasi dengan cermat apa kebutuhan dari jurnal, agar setiap tulisan yang akan dikirimkan sesuai dengan kebutuhan. Meskipun penulis memiliki tulisan yang bagus, namun selama tulisan tersebut tidak relevan dengan kebutuhan publisher, maka pasti mendapatkan penolakan.

Lanjut, Prof. Eri. Penulis bisa saja memiliki bahan baku atau data mentah yang sama, akan tetapi kualitas dalam pengolahan data akan sangat mempengaruhi tingkat penerimaan jurnal. Oleh sebab itu, kegiatan pelatihan ini harus dapat membantu peserta untuk meningkatkan kualitas pengolahan datanya dan kualitas melaporkan serta mendiskusikan data untuk memperbesar kesempatan agar manuskrip diterbitkan dalam jurnal Scopus.

“Struktur penyusunan manuskrip terdiri dari Introduction (what did others/you do? Why?), Method (how did you do it?, Result (What did you find?), Discussion (what do the results mean?), and Conclusion (summary, limitation, and implication). Pertanyaan-pertanyaan kunci dari setiap struktur manuskrip tersebut dapat menjadi acuan bagi penulis dalam mengembangkan tulisan yang berkuliatas,” pungkas reviewer English for Spesific Purpose.

Selain penyampaian narasumber, kegiatan diskusi dan pendampingan dilanjutkan oleh dua awardee pendamping, yakni Ramadani (S3 Pendidikan Bahasa Inggris) dan Jusuf Blegur (S3 Pendidikan Olahraga) yang dimoderatori oleh Ratulani Juwita, S.Pd., M.Pd. Kedua pendamping bertugas untuk memandu peserta untuk menyusun, mempresentasi, dan mendiskusikan aspirasi peserta dalam penyusunan manuskrip.

Pertanyaan peserta saat presentasi materi dari narasumber

Sejumlah peserta berkesempatan mempresentasikan manuskrip dan mendapatkan masukan dari pendamping dan bahkan sesama awardee. Masukan-masukan tidak terbatas pada perumusan judul, penyusunan abstrak, mengonstruksi pendahuluan, memilih metode yang tepat, dan bahkan cara mendiskusikan hasil penelitian. Bahkan beberapa peserta yang mempresentasikan manuskripnya mendapatkan rekomendasi pada jurnal-jurnal yang relevan dengan fokus dan scopus penelitiannya.

Peserta mempresentasikan manuskrip untuk didiskusikan bersama fasilitator dan awardee lainnya

Piki S. Pernantah, selaku Lurah BPI UPI 2.0 menyampaikan terima kasih atas partisipasi awardee selama kegiatan dari awal hingga akhir. Keluruhan selalu berupaya agar setiap kebutuhan awardee dapat terfasilitasi.

“Kegiatan kali ini adalah yang kesekian dari rangkaian program selama 1 tahun periode pengabdian kepengurusan BPI UPI 2.0. Kami harap, kegiatan yang terselenggara ini dapat membantu awardee untuk mempublikasikan artikel pada jurnal Scopus. Selain merupakan upaya meningkatkan kompetensi hingga menjadikan budaya menulis, meneliti, dan publikasi menjadi kebutuhan dalam mendharmabaktikan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan dan teknologi, namun juga dipakai sebagai syarat untuk menyelesaikan studi di UPI,” tutup dosen Universitas Riau tersebut.

Semoga kegiatan workshop ini dapat menambah wawasan, kemampuan, dan skill dalam menulis artikel ilmiah, terutama pada jurnal internasional bereputasi. Hatur Nuhun.

(Kelurahan BPI UPI 2.0/Safira Arum)

Pencarian