English
Indonesia

Gelar Workshop Semiotik Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia FPBS UPI Undang Profesor dari New Bulgarian University

29 Aug 2023 • Humas UPI

BANDUNG – Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra (FPBS), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) baru-baru ini menggelar workshop semiotik yang berhasil menarik perhatian banyak peserta. Acara ini dihadiri lebih dari 80 peserta dan diselenggarakan dengan metode hybrid, yakni luring di Ruang Rapat Fakultas FPBS UPI dan daring melalui platform Zoom Meeting.

Sebagai pembawa acara, Yostiani Noor Asmi Harini, M.Hum., Dosen Bahasa dan Sastra Indonesia UPI, dengan sigap memandu jalannya acara. Sementara itu, Budi Hermawan, M.P.C., Dosen Bahasa dan Sastra Inggris UPI, tampil sebagai moderator. Salah satu momen yang paling dinanti adalah pemaparan dari Prof. Kristian Bankov dari New Bulgarian University.

Prof. Bankov dalam pemaparannya menyuguhkan materi mendalam mengenai semiotik, dimulai dari sejarah berbagai pakar semiotik dunia, ruang lingkup semiotik, hingga tren penelitian terbaru yang berhubungan dengan semiotik dan era digital. Ia juga menekankan pemahaman tiga konsep dasar semiotik: icon, index, dan symbol. Menurut Bankov, “Icon adalah representasi yang memiliki kemiripan fisik dengan objek yang diperkenalkannya. Index berfungsi sebagai petunjuk yang menunjukkan hubungan sebab akibat, sedangkan symbol memiliki makna yang dibentuk berdasarkan konvensi dan kesepakatan sosial.”

Prof. Dr. Yulianeta, M.Pd., selaku Wakil Dekan I FPBS, mengapresiasi kegiatan ini dengan mengatakan, “Workshop semiotik ini bukan hanya menjadi ajang transfer pengetahuan, tetapi juga membangun jembatan pemahaman antara teori dan penerapannya di dunia nyata. Terutama di era digital saat ini, semiotik memiliki peran penting dalam membaca simbol-simbol dalam teks.” Ia juga mengajak agar kegiatan ini dapat ditindaklanjuti dengan kerja sama antar universitas salah satunya melalui riset bersama.

Acara ini diharapkan tidak hanya menambah wawasan peserta tentang semiotik, tetapi juga mendorong kolaborasi dan penelitian lebih lanjut di bidang ini. (Jatmika Nurhadi)

Tingkatkan Capaian Indikator Kinerja Utama (IKU),  Program Studi Bisnis Digital UPI di Tasikmalaya Jalin Kerjasma dengan Para Mitra Asosiasi Profesi Bisnis Digital

28 Aug 2023 • Humas UPI

Program Studi Bisnis Digital Universitas Pendidikan Indonesia di Kampus Tasikmalaya sukses mengikuti Pleno Asosiasi Profesi Bisnis Digital (APBISDI) di Bali (24/8/2023)Melalui kegiatan tersebut, Program Studi Bisnis digital berhasil meningkatkan capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Bidang 6 yaitu Kemitraan program studi dengan menambah jumlah kerjasama per program studi S1 dalam bentuk pengembangan kurikulum bersama.

Pada kegiatan tersebut para dosen Program Studi Bisnis Digital UPI Kampus Tasikmalaya dipercaya untuk menjadi narasumber pada kegiatan Pleno bersama APBISDI dalam rangka meningkatkan kerjasama dan branch marking kurikulum.

Asosiasi Profesi Bisnis Digital (APBISDI) adalah merupakan organisasi profesi yang memiliki badan hukum dengan tujuan melakukan pembinaan, pengembangan serta peningkatan kemampuan profesi anggota dalam rangka menyiapkan insan tangguh yang memiliki kompetensi dan daya saing tinggi dalam bidang teknologi dan manajemen bisnis digital, dengan semangat kebangsaan, kebhinekaan, dan berakhlak mulia serta berwawasan global.

Kegiatan Pleno APBISDI merupakan kegiatan yang kedua kalinya serta melibatkan para anggota APBISDI yang tersebar di seluruh perguruan tinggi yang memilikii program studi Bisnis Digital di Indonesia dan juga STIKOM Bali. Kegiatan ini mengusung tema “Digital First: Mendorong Perubahan dan Inovasi”. 

Kegiatan Pleno diselenggarakan dalam bentuk Focus Grup Discussion (FGD), penyampaian materi serta penandatanganan  MoU dan MoA untuk seluruh peserta APBISDI. Melalui kegiatan tersebut, Program Studi Bisnis Digital UPI mengambil bagian dalam FGD mengenai kerjasama pengabdian internasional dan kurikulum serta kegiatan penandatanganan MoU dan MoA untuk kerjasama ke depannya yang disampaikan oleh dosen. 

Menurut Adi Prehanto, S.S., M.Pd, selaku dosen Program Studi Bisnis Digital Universitas Pendidikan di Tasikmalaya menjelaskan bahwa melalui kegiatan APBISDI) ini diharapkan memberikan inovasi baru dan juga peluang untuk kolaborasi dengan para mitra baik institusi ataupun industri. Selain itu, dengan Pleno ini diharapkan Program Studi Bisnis Digital mampu untuk terus mengembangkan kurikulum yang relevan dan up-to-date sesuai dengan tuntutan industri bisnis digital masa kini (Kontributor Humas UPI/Btari Mariska Purwaamijaya)

Kampus UPI di Cibiru Deklarasikan Kampus Anti Kekerasan, Perundungan, dan Intoleransi

28 Aug 2023 • Humas UPI

Universitas Pendidikan Indonesia Kampus di Cibiru menyelenggarakan Masa Orientasi Kampus dan Kuliah Umum (MOKAKU) hari pertama yang hadiri 650 mahasiswa baru (28/8/2023). Tujuan dilaksanakannya MOKA-KU sebagai kaderisasi awal dan pengenalan lingkungan kampus, sistem akademik, maupun nilai serta budaya di Kampus UPI di Cibiru.

Pada penyelenggaraan hari pertama ini, materi yang dibahas terkait dengan tema membangun kampus sehat melalui peran aktif mahasiswa sebagai agen perubahan yang disampaikan oleh Triana Lestari dan perwakilan dari Komunitas We Hear It. Pembahasan materi terfokus pada 3 bentuk dosa besar pendidikan, yakni perundungan, kekerasan seksual, dan intoleransi. Materi tersebut penting untuk disampaikan sebagai bentuk penguatan budaya komunitas mahasiswa yang anti kekerasan.

Pemateri membuka dengan pertanyaan mengenai peran agen perubahan kepada mahasiswa baru. “Menurut saya, agen perubahan adalah seseorang yang bisa merubah suatu hal pada kelompoknya.” ujar salah satu mahasiswa baru tersebut. Pembahasan mengenai quarter-life crisis juga turut menjadi topik pembicaraan serta solusi untuk mengatasinya dengan pengorientasian diri.  Artinya pemenuhan kebutuhan harus seimbang dengan keterlibatan kegiatan dalam mencapai sasaran diikuti dengan pengevaluasian baik dari segi emosi ataupun sasaran yang diinginkan. 

Mengenai 3 dosa besar pendidikan ini lebih menitikberatkan terhadap penyebab timbulnya kekerasan seksual khususnya di lingkungan perguruan tinggi. Seperti melekatnya budaya patriarki, ketimpangan relasi kuasa, minimnya konsep kekerasan seksual, dan pelaporan kekerasan seksual yang telah diterima.  Kemudian memaparkan bentuk-bentuk kekerasan seksual seperti catcalling, percobaan perkosaan dan yang lainnya.  Hak korban kekerasan seksual turut menjadi topik yang dijadikan sorotan oleh pemateri.  Adapun pencegahan kekerasan seksual sesuai aturan PERMENDIKBUD No. 30 Tahun 2021 disampaikan pada kegiatan tersebut.

We Hear It sebagai komunitas yang ada di Kampus UPI di Cibiru juga mensosialisasikan alur pelaporan apabila menemukan kasus atau bahkan menjadi korban dari kekerasan maupun perundungan. Hotline service juga disebarkan kepada mahasiswa baru untuk memudahkan akses bagi pelapor atau korban dalam pengaduan. 

Adapun tujuan dari pematerian kali ini adalah memberikan pemahaman mengenai kekerasan seksual, mengenal payung hukum terkait dengan kekerasan seksual.  Meningkatkan kesadaran serta dapat melakukan pencegahan atas resiko kekerasan seksual. Mewujudkan budaya kampus yang bebas dari kekerasan seksual serta menjadi tempat yang aman dan inklusif bagi seluruh civitas. Pada penghujung acara, pemateri mengajak seluruh mahasiswa baru beserta panitia MOKA-KU untuk mendeklarasikan Kampus UPI di Cibiru sebagai kampus anti kekerasan, perundungan, dan intoleran (Kontributor Humas UPI/ Kampus UPI di Cibiru)

Inkubator Bisnis UPI Mendukung dan Mendampingi Mahasiswa Menciptakan Produk Kewirausahaan

28 Aug 2023 • Humas UPI

Bandung UPI – Dr. Pandu Hyangsewu, S.Th.I., M.Ag., selaku Ketua Inkubator Bisnis UPI menegaskan bahwa Universitas Pendidikan Indonesia merupakan kampus pendidikan, selain fokusnya adalah mencetak pendidik, juga seorang pendidik yang memiliki jiwa usaha yang sangat tinggi dan kompeten sesuai bidangnya masing-masing. Inkubator bisnis UPI di bawah koordinasi Direktorat Inovasi dan Pusat Unggulan Universitas (DIPUU) mendukung dan mendampingi mahasiswa menciptakan produk kewirausahaan melalui kegiatan Pelatihan Start-up Ekonomi Kreatif. Pada tanggal 25 Agustus 2023 telah dilaksanakan Pelatihan Start-up Ekonomi Kreatif Batch 4 dengan kategori “Ekonomi Kreatif Berbasis Kuliner 2” di Gedung Center of Excellence (CoE), UPI.

Kegiatan “Ekonomi Kreatif Berbasis Kuliner 2” ini sebagai bentuk Inkubator Bisnis UPI mendampingi, memfasilitasi, dan memberikan dukungan terhadap program-program kewirausahaan mahasiswa, maka dari itu peserta pada batch sekarang merupakan mahasiswa yang lolos Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Kemendikbudristek yang terdiri atas 15 kelompok yang hadir dari setiap ketua tim.

Narasumber yang  pertama  yaitu Dr. Dewi Turgarini., MM.Par., yang membahas mengenai dasar kuliner dan ide bisnis, design thinking, problem solution, product market, selanjutnya pemateri kedua yaitu Harpa Sugiharti, S.Pd., M.S.Ak., yang membahas BMC untuk kuliner, branding, packaging, promotion dan marketing. Dosen yang terlibat mendampingi mahasiswa di Inkubator Bisnis sudah memiliki sertifikat UMKM BNSP, sehingga ini merupakan suatu simbiosis yang memiliki kebermanfaatan antara dosen yang memiliki sertifikasi dan UMKM kemahasiswaan.

Selain itu, Program Studi Kewirausahaan dan Digital Marketing Kampus UPI di Tasikmalaya juga menyambut baik koordinasi dari tim Inkubator Bisnis UPI dan sudah berjalan sangat baik proses inkubator bisnis, sehingga ke depannya bagaimana menciptakan mahasiswa yang kompeten di bidang wirausaha.

Selanjutnya, Inkubator Bisnis UPI akan mengadakan Isola Festival yang menampilkan produk-produk mahasiswa UPI yang sudah selama ini mereka geluti, mengadakan talk show tentang  bisnis, serta sosialisasi branding adanya Inkubator Bisnis di bawah koordinasi Direktorat Inovasi dan Pusat Unggulan Universitas (DIPUU).

(Safira Arum Nisa/Foto: Selviana dan Nabil Ibrahim)

Hebat, Tim Dosen Ilmu Keolahragaan FPOK Bantu Tingkatkan Kesehatan Pegawai UPI dan Masyarakat Melalui Pengabdian Kepada Masyarakat Berbasis Kepakaran Bidang Ilmu 

28 Aug 2023 • Humas UPI

Tim Dosen Ilmu Keolahragaan Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Universitas Pendidikan Indonesia berhasil menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat berbasis kepakaran bidang ilmu yang digelar di depan Gedung Gymnasium Universitas Pendidikan Indonesia (27/8/2023).

PkM diselenggarakan dalam bentuk olahraga senam sehat yang dikemas dalam bentuk lomba senam Kang Duding dan ditujukan bagi pegawai UPI serta masyarakat yang berada dilingkungan sekitar kampus Universitas Pendidikan Indonesia. PkM ini merupakan karya dosen FPOK UPI yaitu Mustika Fitri, M.Pd., Ph.D selaku ketua dan Dr. Lisna Anisa Fitriana, S.Kep., Ners., M.Kes., AIFO selaku anggota. 

Ketua PkM Mustika Fitri, M.Pd., Ph.D menjelaskan bahwa PkM ini diselenggarakan dengan mengamati senam atau aerobik merupakan salahsatu olahraga masyarakat yang sudah diterima secara luas di kalangan masyarakat. Menurutnya senam memiliki beberapa manfaat yang dapat membantu meningkatkan kohesivitas dilingkungan pegawai perguruan tinggi serta masyarakat secara umum.

Dr. Lisna Anisa Fitriana, S.Kep., Ners., M.Kes., AIFO selaku anggota mengungkapkan bahwa dalam kegiatan PkM, ini akan dievaluasi sejauhmana efektivitas Senam Kang Duding dalam membangun kohesivitas dan Kerjasama dikalangan pegawai Universitas. Lebih lanjut menjelaskan bahwa melalui kegiatan ini, diharapkan dapat menciptakan situasi yang kondusif dan meningkatkan produktivitas pegawai dilingkungan UPI. 

PkM diselenggarakan dalam bentuk olahraga senam sehat dikemas dalam bentuk lomba yang diikuti secara terbuka untuk Civitas Akademika UPI serta masyarakat umum dilingkungan sekitar kampus UPI. Tim PkM dalam bentuk lomba senam ini memberikan apresiasi dalam bentuk uang penghargaan dan merchandise kepada para peserta lomba pada dua kategori yaitu kategori 10 terbaikan perorangan dan kategori group. Setiap peserta harus mengikuti ketentuan pelaksanaan yang sudah diinformasikan sebelumnya. 

Rektor Universitas Pendidikan Indonesia, Prof. Dr. M. Solehuddin., M.Pd., MA menjelaskan bahwa melalui kegiatan PkM ini diharapkan dapat membangun semangat olahraga, membangun imun dan daya tahan tubuh kita agar selalu sehat dan bugar. Menurutnya, PkM ini merupakan kegiatan positif dalam meningkatkan motivasi dan kesehatan khususnya civitas akademika UPI serta masyarakat secara umum sehingga dapat menunjang kegiatan sehari-hari dengan efektif dan produktif (Yana Setiawan)

Pencarian