English
Indonesia

KSR PMI Unit UPI Cetak 13 Relawan yang Terampil Lewat Kegiatan DIKLANJUT XXXVII

14 Jul 2023 • Humas UPI

Korps Sukarela Palang Merah Indonesia Unit Universitas Pendidikan Indonesia (KSR PMI Unit UPI) sukses melaksanakan Pendidikan dan Pelatihan Lanjutan (DIKLANJUT) ke XXXVII yang bertempat di Universitas Pendidikan Indonesia, PMI Kota Bandung dan Jayagiri Lembang. Kegiatan ini mencetak 13 anggota biasa yang memiliki sikap relawan serta terampil dalam bidang kepalangmerahan yang nantinya akan berguna bagi dirinya dan kepentingan masyarakat luas yang membutuhkan.

DIKLANJUT XXXVII mengusung tema “Membentuk Anggota Biasa yang Memiliki Kompetensi di Bidang Kepalangmerahan yang Terampil (Tanggap, Beretika, Mahir, Peduli dan Loyal)”. Hana Atunnisa selaku ketua pelaksana memulai kegiatan ini mulai dari 17 Juni hingga 5 Juli 2023 yang terdiri dari beberapa rangkaian kegiatan di antaranya Pembukaan, Bimbingan Anggota Muda yang dilaksanakan di lingkungan Universitas Pendidikan Indonesia dan Markas PMI Kota Bandung, implementasi materi-materi yang telah didapatkan dalam DIKLANJUT Lapangan khususnya mengenai Manajemen Tanggap Darurat Bencana di Jayagiri, Lembang.

Kegiatan ini ditutup oleh Nur Cipta Mustikasari selaku Ketua Umum KSR PMI Unit UPI  dengan melantik 13 Anggota Muda menjadi Anggota Biasa Baru berdasarkan SK. Ketua Bidang Kebencanaan dan Relawan PMI Kota Bandung yaitu Bapak Ace Kusnadi saat memberikan amanat pada upacara pelantikan Anggota Biasa dan penutupan kegiatan DIKLANJUT XXXVII  di Gedung Isola Resort lantai 3 Kampus UPI Jalan Dr. Setiabudhi Nomor 229 Bandung, Rabu (5/7/2023).

“Selamat kepada seluruh peserta sudah menempuh pendidikan dan pelatihan dasar secara penuh, serta menjadi anggota biasa baru di KSR PMI Unit UPI. Namun Pendidikan tidak berhenti hanya sampai di sini saja tapi masih banyak kegiatan-kegiatan yang dapat dijadikan pendidikan dan pembelajaran bagi seluruh peserta seperti kegiatan kebencanaan, donor darah, bakti KSR untuk Masyarakat dan kegiatan-kegiatan lainnya yang ada di kepengurusan KSR PMI Unit UPI maupun PMI Kota Bandung”.

Kegiatan upacara Pelantikan Anggota Biasa dan Penutupan DIKLANJUT XXXVII ini turut dihadiri oleh Sehabudin Salasa, S. Kep., Ners., M, Kep. Selaku Pembimbing KSR PMI Unit UPI, dihadiri pula berbagai UKM sahabat, KSR Perguruan Tinggi dan Organisasi dari luar maupun dalam kampus lainnya seperti UKM PAMOR UPI, Jantera UPI, MENWA UPI, Mahacita UPI, KSR PMI Unit Unikom, KSR PMI Unit UIN, KSR PMI Unit UPI Cibiru, KSR PMI Unit POLBAN dan KSR PMI Kota Bandung.

Kontributor: Nur Cipta Mustikasari

1.155 Mahasiswa UPI Berhasil Lolos Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat Kemdikbudristek yang tersebar di 124 Mitra Nasional Hingga Internasional

14 Jul 2023 • Humas UPI

Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) berhasil meraih prestasi sebagai peserta program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) angkatan 4 tahun 2022-2023 sebanyak 2.749 mahasiswa. Program Magang dan Studi Independen Bersertifikat ini merupakan bagian dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang tentunya memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melakukan magang, dan riset proyek akhir di perusahaan kelas dunia.

Kepala Badan Bimbingan dan Konseling dan Pengembangan Karir UPI, Dr. Yusi Riksa Yustiana, M.Pd, menjelaskan bahwa mahasiswa UPI yang mendaftar di program MSIB 2022/2023 sebanyak 2.749 dan mahasiswa yang aktif sekitar 1.155 atau jika dalam bentuk persentase sebanyak 42,02%. Menurut Dr. Yusi Riksa Yustiana, M.Pd pada program Magang dan Studi Independen Bersertifikat ini Universitas Pendidikan Indonesia selalu menempati peringkat diatas 5 besar. Pada tahun ini Universitas Pendidikan Indonesia menempati peringkat ke 2 sebagai peserta dan pelamar terbanyak pada program MSIB angkatan ke-4.

Total mahasiswa seluruh Indonesia yang mengikuti atau melamar program MSIB angkatan ke 4 sebanyak 25.952 mahasiswa. Kuota Magang dan Studi Independen Bersertifikat pada angkatan 4 ini menerima 11.552 untuk magang dan 14.285 untuk Studi Independen yang di totalkan sebanyak 25.837.

“Pada program MSIB ini melibatkan lebih dari 1200 mitra dan terkonfirmasi mahasiswa UPI tersebar di 124 mitra yang levelnya internasional sampai mitra yang levelnya nasional, walaupun levelnya nasional mereka tetap bersertifikat “. Ujar Dr. Yusi Riksa Yustiana, M.Pd.

Dr. Yusi Riksa Yustiana, M.Pd juga mengatakan bahwa mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia jurusan Ilmu Komunikasi di tawari menjadi mentor angkatan 5 oleh Infinite Learning di Batam.

Keuntungan mengikuti Magang dan Studi Independen Bersertifikat menurut Dr. Yusi Riksa Yustiana, M.Pd yaitu yang pertama tentunya mendapat sertifikat yang nantinya menjadi kekuatan saat melamar pekerjaan dan yang kedua mereka akan memiliki akses untuk memperoleh pekerjaan. 

Untuk persiapan MSIB yang dilakukan mulai dari sosialisasi terus menerus yang dilakukan kepada mahasiswa, prodi, serta dukungan dari pimpinan yang membuat semakin siap. Selain itu, menghadirkan mitra untuk sosialisasi dengan harapan mahasiswa lebih tertarik.

Dr. Yusi Riksa Yustiana, M.Pd berharap bagi mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini pastinya mendapatkan sertifikat yang berguna untuk memperoleh pekerjaan lebih cepat dan layak. Selain itu, memiliki akses untuk memperoleh pekerjaan dan penghasilan yang lebih baik serta pengalaman bagi mereka sendiri. Kemudian juga, diharapkan memiliki peningkatankemampuan hard skill dan kemampuan soft skill. 

Merujuk pada buku panduan tahapan pelaksaan program Magang dan Studi Independen, terdiri dari Pra Pelaksanaan yang didalamnya terdapat pembekalan kepada Mitra, Koordinator PT, Konsolidasi, Onboaring, Mobilisasi mahsiswa magang dan DPP. Selanjutnya, pelaksanaan yang meliputi kegiatan umum, kegiatan berkala, kegiatan penyusunan laporan. Kemudian pasca pelaksanaan yang terdiri dari diseminasi hasil dan penyetaraan atau pengakuan program keberlanjutan. Dr. Yusi Riksa Yustiana, M.Pd juga terbiasa melakukan sosialisasi terkait test kebhinekaan selain itu yang sedang berjalan yaitu sosialisasi bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Penulis : Dian Meila Safitri

Editor : YANA SETIAWAN/Humas UPI

1.175 Mahasiswa UPI  Berhasil Lolos Mengikuti Program Kampus Mengajar Kemdikbudristek Angkatan 5, Fokus Program Membantu Meningkatkan Kemampuan Literasi dan Numerasi

14 Jul 2023 • Humas UPI

Sebanyak 1.175 mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) berhasil meraih prestasi sebagai peserta Program Kampus Mengajar pada angkatan ke 5 yang diselenggarakan pada tahun 2022. Jumlah mahasiswa  UPI angkatan ke 5 ini merupakan peserta terbanyak yang lolos dari  angkatan – angkatan sebelumnya. Mahasiswa yang aktif mengikuti Program Kampus Mengajar ini ditempatkan di SD dan SMP yang tersebar di seluruh Indonesia.

Dr. rer.nat Asep  Supriatna, M.Si selaku Direktur Direktorat Pendidikan UPI menjelaskan  visi dan misi UPI salah satunya mengembangkan pendidikan dari semua level mulai dari PAUD hingga Perguruan Tinggi, yang mana lewat Program Kampus Mengajar ini mahasiswa UPI dapat mengimplementasikan sebagian kecil dari visi dan misi UPI.

“Pada kampus mengajar ini mereka bukan mengajar, tentu saja tidak bisa dikatakan bahwa mereka berlatih belajar untuk membelajarkan siswa di sekolah. Karena mereka datang ke sekolah adalah untuk membantu sekolah dalam mengembangkan program-program yang ada di sekolah serta mengenal lingkungan sekolah , termasuk masyarakat di sekolah “ ujar Dr. rer.nat Asep  Supriatna, M.Si. 

Pada Program Kampus Mengajar angkatan ke-5 tahun 2022/2023, sebanyak 1.175 mahasiswa UPI berhasil lolos dan aktif dalam program tersebut. Setelah menyelesaikan tugas mereka, mereka kini telah dipulangkan. Sementara itu, pada tahun 2023/2024, angkatan ke-6 mahasiswa UPI yang berhasil lolos dan aktif sebanyak 990 orang. Saat ini, angkatan ke-6 masih dalam tahap proses dan direncanakan akan diberangkatkan pada bulan Agustus 2023.

Keterlibatan mahasiswa UPI dalam Program Kampus Mengajar merupakan langkah nyata dalam menjalin kolaborasi antara perguruan tinggi dan sektor pendidikan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. UPI berkomitmen untuk terus mendukung program ini dan berharap dapat melahirkan generasi muda yang terampil, berwawasan luas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Dr. rer.nat Asep  Supriatna, M.Si berharap pada Program Kampus Mengajar ini mahasiswa dapat mendaftar sebanyak banyaknya serta menghimbau para mahasiswa yang mengikuti Program Kampus Mengajar untuk lebih teliti dalam proses administrasi terutama dalam hal format dan materai. Selain itu, beliau juga berharap bagi yang mengikuti MBKM nantinya dapat menjadi guru professional dalam bidangnya.

Merujuk pada buku panduan kampus mengajar, manfaat dari program Kampus Mengajar yaitu mahasiswa mendapatkan peningkatan kualitas lulusan dalam hal keterampilan (soft skill) dan karakter. Dosen mendapatkan peningkatan kualitas jumlah keluaran berupa laporan kinerja yang dapat ditransaksikan kinerja kedalam bentuk Laporan Kinerja Dosen (LKD).

Perguruan tinggi dapat meningkatkan kualitas kurikulum dan pembelajaran pendidikan tinggi yang megimpplementasikan kelompok berbasis proyek (Team-Based Project), Case Method, dan penilaian yang terkait dalam pelakasanaan program Kampus Mengajar di SD dan SMP. Kemudian perguruan tinggi dapat meningkatkan kemitraan dengan pihak pihak terkait yang berperan dalam Program Kampus Mengajar. Kelima, sekolah mendapatkan peningkatan kemampuan literasi dan numerasi siswa.

Penulis : Andriyan Fermana Putra

Editor : Yana Setiawan/Humas UPI

20 Mahasiswa UPI Meraih Program IISMA Kemdikbudristek Tahun 2023 : Kuliah di 16 Universitas dan di 10 Negara Berbeda

14 Jul 2023 • Humas UPI

Sebanyak 20 Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia berhasil lolos selesi dan meraih prestasi sebagai peserta Program Mobilitas Internasional Mahasiswa Indonesia atau Indonesian International Student Mobility Award (IISMA) Tahun 2023. 20 Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia tersebut akan mengikuti perkuliahan di 16 Universitas dan di 10 Negara yang berbeda.

Kepala Seksi  International Partnership Development Direktorat Urusan Internasional,  Tuszie Widhiyanti, Ph.D dan didampingi oleh Siti Nurzihan Nabilla menyatakan bahwa IISMA merupakan program yang bagus untuk mahasiswa mendapat eksposur di negara luar dan sejalan dengan program internasionalisasi yang diselenggarakan Universitas Pendidikan Indonesia. Program ini memberikan pengalaman dalam merasakan pendidika di luar negeri yang nantinya bisa diaplikasikan dan diterapkan saat mereka kembali pulang ke tanah air.

Kepala Seksi  International Partnership Development Direktorat Urusan Internasional,  Tuszie Widhiyanti menambahkan “dampak program IISMA ini memberikan keuntungan bagi mahasiswa dengan bisa belajar di universitas top dunia, yang mana berkaitan dengan tujuan IISMA. Selain itu tentunya bisa membangun network dengan mahasiswa Indonesia dan mahasiswa Internasional melalui berbagai kegiatan berupa in the grup yang bisa bertemu dengan mahasiswa hebat di seluruh Indonesia dan luar negeri.”

Terdapat 146 mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia yang mendaftar pada program IISMA 2023, namun yang berhasil lolos penyaringan berjumlah 20 mahasiswa yaitu 18 orang pendaftar Reguler dan 2 orang pendaftar Co-Funding

Berikut 20 mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia yang mengikuti perkuliahan di 16 Universitas dan di 10 Negara berbeda sebagai peserta program Mobilitas Internasional Mahasiswa Indonesia (Indonesian International Student Mobility Awards) yaitu : 

  1. Ailsa Dahayu Carissa, mahasiswa Program Studi Psikologi FIP, ditempatkan di University of Glasgow, Scotland; 
  2. Ar’rafi Malika Ardy, mahasiswa Program Studi Sains Informasi Geografi FPIPS, ditempatkan di Universiti Sains Malaysia, Malaysia; 
  3. Calzy Akmal Indyramdhani, mahasiswa Program Studi Rekayasa Perangkat Lunak UPI Kampus Cibiru, ditempatkan di Western University, Canada; 
  4. Chayra Endlessa, mahasiswa Program Studi Biologi FPMIPA, ditempatkan di University of Melbourne, Australia; 
  5. Debora Ajeng Wahyuningtyas, mahasiswa Program Studi Psikologi FIP, ditempatkan di Universiti Kebangsaan Malaysia, Malaysia; 
  6. Dilah Ratna Kartika, mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Inggris FPBS, ditempatkan di Victoria University of Wellington, New Zealand; 
  7. Eissa Ainun Najwa, mahasiswa Program Studi Akuntansi FPEB, ditempatkan di Middle East Technical University, Turkey; 
  8. Kevin Fernando, mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Inggris FPBS, ditempatkan di Newcastle University, England; 
  9. Nadia Sakinah, mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Inggris FPBS, ditempatkan di Univerisity of Edindurgh, Scotland; 
  10. Naomi Catalina Chandra, mahasiwa Program Studi Pendidikan Bahasa Korea FPBS, ditempatkan di Universiti Sains Malaysia, Malaysia;
  11. Nisa Soraya Lubis, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FPBS, ditempatkan di Vytautas Magnus University, Lithuania; 
  12. Prudence Ardhaneswary Purnomo, mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Inggris FPBS, ditempatkan di University of Leeds, England; 
  13. Raihanata Mardhatillah, mahasiswa Program Studi Survei Pemetaan dan Informasi Geografis FPIPS, ditempatkan di Univerity of Nottingham, England; 
  14. Reynaldi Ryandhika, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FPBS, ditempatkan di University of Glasgow, Scotland; 
  15. Salma Calista Alexandra, mahasiswa Program Studi Pendidikan Tata Busana FPTK, ditempatkan di University of Canterbury, New Zealand; 
  16. Salsabila Nazwa Ayatillah, mahasiswa Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam FPMIPA, ditempatkan di Univerisity of Edindurgh, Scotland; 
  17. Samuel Johanes, mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual FPSD, ditempatkan di Universitat Pompeu Fabra, Spain; 
  18. Sarah, mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi FPMIPA, ditempatkan di University of Zagreb, Croatia; 
  19. Shafa Lhatifah Salsabila, mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Rupa FPSD, ditempatkan di University of York, England; 
  20. Syifa Hasna Tsabitah, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FPBS, ditempatkan di Universiti Kebangsaan Malaysia, Malaysia. 

Penulis : Alma Alifah Putri Resdina
Editor : Yana Setiawan/Humas UPI

Semakin Unggul dan Profesional, Mahasiswa PPG Prajabatan IPS Gelombang 2 Raih Juara 1 Pameran Grand Expo 1.0 Proyek Kepemimpinan

13 Jul 2023 • Humas UPI

Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Gelombang 2 Universitas Pendidikan Indonersia meraih juara 1 pameran pada Grand Expo 1.0 Proyek Kepemimpinan yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Pendidikan Indonesia (12/7/2023). Grand Expo 1.0 Proyek Kepemimpinan secara khusus ditujukan untuk menampilkan berbagai produk dari proyek yang telah diselesaikan oleh kelompok mahasiswa  PPG Prajabatan dari berbagai bidang studi. Melalui capaian prestasi ini para mahasiswa PPG UPI semakin unggul dan profesional.

Sebagai pemenang dalam lomba gelar pameran kelompok mahasiswa IPS mengusung tema GESIT BENCANA yang merupakan akronim dari Generasi Sigap dan Tanggap Bencana. Ini mengacu pada kegiatan proyek yang sebelumnya telah dilaksanakan kelompok di SMPN 1 Parongpong dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan warga sekolah dalam menghadapi bencana gempa bumi

Grand Expo 1.0 Proyek Kepemimpinan yang diselenggarakan Program Studi PPG dan Mahasiswa PPG Prajabatan Universitas Pendidikan Indonesia mengangkat tema Building Positive Working Relationship: Inspirasi Perubahan Dalam Mewujudkan Kepemimpinan Guru Abad 21, yang diselenggarakan pada tanggal 11 Juli 2023 di  Gedung Ahmad Sanusi, Universitas Pendidikan Indonesia. 

Grand Expo 1.0 Proyek Kepemimpinan terdiri dari 3 rangkaian acara, yang dimulai dengan seminar yang diisi para narasumber yaitu Prof. Dr. Syihabuddin, M.Pd selaku Direktur Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia, Dr. AG. Thamrin, M.Pd., M.Si selaku Ketua Forum Koordinator PPG Nasional – GTK). Kegiatan didampingi moderator Dr. Rudi Adi Nugroho, M.Pd. Kegiatan dilanjutkan dengan acara perlombaan Pameran dan Presentasi dengan para peserta dari setiap perwakilan bidang studi Gel 1 dan Gel 2 pada prodi PPG Universitas Pendidikan Indonesia. 

Tujuan di selenggarakannya Grand Expo ini sebagai bentuk kegiatan pasca proyek kepemimpinan untuk menampilkan hasil proyek para mahasiswa yang telah dilaksanakan di lingkungan masyarakat maupun sekolah dengan ketentuan di luar kegiatan pembelajaran. Kegiatan ini diharapkan keterampilan leadership para guru yang bisa di rasakan manfaatnya tidak hanya oleh para murid di sekolah melainkan di dalam lingkungan masyarakat (Kontributor Humas UPI/ Muhammad Iqbal, S.Pd. M.Si)

Berikut para juara dari setiap kategori perlombaan  Grand Expo 1.0 Proyek Kepemimpinan :  

Kategori Presentasi

  1. Juara 1 diraih oleh FPMIPA yang diwakili oleh Kimia Gelombang 2, 
  2. Juara 2 diraih oleh FIP yang diwakili PLB Gelombang 2 
  3. Juara 3 diraih oleh FPIPS yang diwakili oleh Geografi Gelombang  1. 

Kategori Pameran

  1. Juara 1 diraih oleh Bidang Studi IPS Gelombang 2
  2. Juara 2 diraih oleh Bidang Studi IPA Bioologi Gelombang 2, dan 
  3. Juara 3 diraih oleh Bidang Studi Kimia Gelombang 2.

Pencarian