English
Indonesia

Mahasiswa PGPAUD UPI Terjun Langsung Pantau Tumbuh Kembang Anak

18 Feb 2026 • Humas UPI

Bandung, UPI

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) angkatan 2025 melakukan observasi lapangan untuk mendalami psikologi perkembangan anak secara langsung. Kegiatan ini merupakan bagian dari mata kuliah Psikologi Perkembangan Anak I yang menerapkan metode experiential learning atau pembelajaran berbasis pengalaman.

Alih-alih hanya terpaku pada buku teks di ruang kelas, para calon pendidik ini diterjunkan ke berbagai satuan pendidikan, mulai dari PAUD, Raudhatul Athfal (RA), hingga sekolah dasar (SD) tingkat awal. Tujuannya adalah untuk mengaitkan teori perkembangan dengan realitas dinamika anak di lapangan.

Berdasarkan hasil observasi, mahasiswa mencatat bahwa setiap anak memiliki potensi perkembangan yang sangat beragam, baik dari aspek sosial, emosional, maupun kognitif. Di jenjang PAUD dan RA, para guru terpantau menggunakan pendekatan responsif untuk menangani perbedaan karakter tersebut.

Beberapa strategi yang menonjol di lapangan meliputi Pembiasaan Rutinitas: Menanamkan disiplin melalui jadwal harian yang konsisten. Instruksi Bertahap: Memudahkan anak memahami tugas yang kompleks. Pendekatan Emosional: Membangun kedekatan hangat antara guru dan anak untuk menciptakan rasa aman. Penguatan Nilai Moral: Integrasi doa dan praktik ibadah sederhana dalam aktivitas sehari-hari.

Observasi juga diperluas ke jenjang sekolah dasar kelas awal untuk melihat kesinambungan perkembangan. Mahasiswa menemukan adanya variasi partisipasi siswa yang signifikan; sebagian siswa tampil sangat percaya diri, sementara lainnya membutuhkan dorongan ekstra untuk berani berpendapat.

“Interaksi guru yang hangat dan metode pembelajaran yang aktif terbukti meningkatkan partisipasi siswa. Sebaliknya, metode yang kurang bervariasi cenderung menurunkan fokus dan motivasi belajar anak,” lapor mahasiswa dalam diskusi reflektif pasca-observasi.

Selain penguatan kompetensi individu, kegiatan ini merupakan langkah nyata UPI dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs). Khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyiapan guru yang kompeten, serta SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui penciptaan iklim kelas yang inklusif dan aman.

Sebagai rekomendasi, tim mahasiswa mendorong penguatan pembelajaran berdiferensiasi yang lebih peka terhadap kebutuhan unik setiap anak. Pengelolaan kelas yang mendukung rasa aman dianggap sebagai kunci utama agar seluruh anak dapat berpartisipasi tanpa rasa takut.

Melalui program ini, UPI menegaskan komitmennya untuk mencetak pendidik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan profesionalisme dalam mengawal tumbuh kembang generasi masa depan. (DN)

Inovasi AR ‘Project Citizen’ Perkuat Karakter Kebinekaan Global Pelajar

18 Feb 2026 • Humas UPI

Bandung, UPI

Di tengah meningkatnya tantangan polarisasi sosial dan rendahnya empati lintas budaya, sebuah inovasi pembelajaran berbasis teknologi lahir dari ruang akademik Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Restu Adi Nugraha resmi meraih gelar doktor di bidang Pendidikan Umum dan Karakter melalui disertasi yang mengintegrasikan Augmented Reality (AR) untuk memperkuat karakter kebinekaan global pelajar.

Penelitian berjudul “Penguatan Karakter Kebinekaan Global Pelajar Indonesia melalui Penggunaan Augmented Reality Berbasis Project Citizen” ini hadir sebagai solusi konkret atas dua masalah besar pendidikan nasional: maraknya eksklusivisme di sekolah dan rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa berdasarkan hasil PISA.

Restu mengungkapkan bahwa selama ini terdapat jarak antara nilai kebinekaan yang diamanatkan Pancasila dengan praktik sosial sehari-hari di sekolah. Terlebih, mayoritas pelajar Indonesia masih berada pada kategori Lower Order Thinking Skills (LOTS).

“Secara normatif, fondasi kebijakan kita sudah kuat melalui Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2025. Tantangannya adalah bagaimana menghidupkan nilai tersebut dalam pengalaman belajar yang nyata,” ujar Restu saat memaparkan disertasinya di hadapan tim penguji.

Inovasi ini menggabungkan tiga elemen kunci, Global Citizenship Education (GCED): Wawasan kewargaan global. Project Citizen: Pendekatan aksi nyata untuk memecahkan masalah publik. Augmented Reality (AR): Jembatan visual digital untuk menarik minat generasi digital native.

Berbeda dengan teknologi Virtual Reality (VR) atau Metaverse yang membutuhkan perangkat mahal, model AR yang dikembangkan Restu cukup menggunakan smartphone milik siswa.

Siswa cukup memindai buku atau lembar kerja untuk memunculkan video isu global, avatar pemandu, hingga fitur diskusi berbasis chatbot. Setelah itu, siswa ditantang melakukan riset, mencari data, dan menyusun solusi kebijakan yang dipresentasikan dalam sebuah showcase.

“Tantangan kita bukan pada akses teknologi, tetapi bagaimana teknologi diarahkan untuk memperkuat karakter, bukan sekadar hiburan,” tegasnya.

Keaslian dan urgensi riset ini turut diakui secara internasional. Sidang disertasi ini menghadirkan penguji luar negeri dari Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia, Profesor Madya Dr. Nadarajan A/L Thambu, yang memberikan perspektif komparatif terhadap kontribusi riset tersebut bagi pendidikan di kawasan regional.

Melalui model yang reflektif dan partisipatif ini, siswa didorong untuk keluar dari pola hafalan menuju kemampuan berpikir tingkat tinggi (High Order Thinking Skills/HOTS).

Ke depan, pengembangan model ini dirancang untuk berkolaborasi dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) agar inovasi ini tidak hanya berhenti di ruang kelas, tetapi menjadi ekosistem pendidikan yang berkelanjutan dan adaptif terhadap dinamika dunia global. (DN)

Pendaftaran Pekerjaan Pengadaan Jasa Konsultansi Perencanaan DED

18 Feb 2026 • Humas UPI

Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) mengundang perusahaan pemerintah maupun swasta untuk berpartisipasi sebagai penyedia untuk kebutuhan pengadaan barang dan jasa di UPI, dengan ketentuan sebagai berikut:

1. Jenis Pekerjaan : Jasa Konsultansi Konstruksi

2. Nama Pekerjaan : Jasa Konsultansi Perencanaan DED RSPTN dan Fakultas Kedokteran

3. Lokasi Pekerjaan : Jl. PHH. Mustopa No. 200, Padasuka, Kec. Cibeunying Kidul, Kota Bandung, Jawa Barat 40125

4. Metode Pengadaan : Tender-Seleksi, rencana pelaksanaan pengadaan mulai tanggal 18 Februari 2026.

5. Persyaratan Pendaftaran :

a. Penyedia wajib terdaftar pada DPT SIPBAJA UPI untuk dapat mengikuti tender.

b. Para calon penyedia yang berminat dapat melakukan pendaftaran DPT melalui tautan https://sipbaja.upi.edu/ Panduan pendaftaran dapat diunduh melalu tautan https://ukpbj.upi.edu/wpcontent/uploads/2025/05/Panduan-Pendaftaran-DPT-dan-Tender-Penyedia.pdf. Informasi lebih lengkap dapat langsung mengunjungi Kantor UKPBJ UPI yang beralamat di Jl. Dr. Setiabudi No. 229 Kota Bandung – (https://maps.app.goo.gl/jR3s7XrKc3Wj5Ydo8) atau menguhubungi petugas pendaftaran melalui Whatsapp di nomor berikut 082315444004.

c. Syarat Kualifikasi : Kualifikasi Usaha : Non-Kecil Jenis Izin Bidang Usaha/Sub Bidang Usaha/Klasifikasi/Sub Klasifikasi NIB 71101 – Aktivitas Arsitektur SBU AR001 – Jasa Arsitektural Bangunan Gedung Hunian dan Non Hunian atau AR002 – Jasa Arsitektural Lainnya

d. Bagi Penyedia yang telah terdaftar menjadi DPT pada SIPBAJA tidak perlu melakukan registrasi kembali. Silakan lakukan pembaruan data (bila ada). KEMENTERIAN PENDIDIKAN TINGGI, SAINS, DAN TEKNOLOGI UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA UNIT KERJA PENGADAAN BARANG DAN JASA Jalan Dr. Setiabudhi Nomor 229 Bandung 40154 Telepon: (022) 2013163, Faksimile: Laman http://ukpbj.upi.edu; surel/e-mail: [email protected] Dokumen ini telah ditandatangani secara elektronik menggunakan sertifikat elektronik yang diterbitkan oleh Balai Sertifikasi Elektronik, Badan Siber dan Sandi Negara sesuai dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, maka tanda tangan secara elektronik memiliki kekuatan hukum yang sah.

e. Penyedia yang telah terdaftar pada DPT SIPBAJA UPI dapat mengikuti tender sampai dengan jadwal batas akhir pemasukan dokumen.

6. Lain-lain Peserta yang berminat wajib mematuhi dan melaksanakan persyaratan-persyaratan, ketentuan-ketentuan, prosedur-prosedur maupun instruksi-instruksi yang berlaku bagi penyedia.

Kolaborasi FPTI UPI–UNESCO: Webinar Internasional Bahas Transformasi Digital TVET Berbasis AI

18 Feb 2026 • Humas UPI

Bandung, UPI

Fakultas Pendidikan Teknik dan Industri (FPTI) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) bekerja sama dengan UNESCO menyelenggarakan International Webinar on AI and TVET bertema AI-Driven Digital Transformation in TVET Institutions: Current Status, Practices, and Future Challenges pada Selasa, 10 Februari 2026 secara daring. Kegiatan ini diikuti 255 peserta dari berbagai negara, antara lain Indonesia, Thailand, Malaysia, Brunei Darussalam, Filipina, Jepang, China, Kamboja, Belanda, Jerman, yang terdiri dari pendidik, peneliti, mahasiswa, serta praktisi pendidikan vokasional.

Webinar ini mengulas pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam penguatan Technical and Vocational Education and Training (TVET), mulai dari peningkatan produktivitas riset dan publikasi ilmiah, integrasi AI dalam pembelajaran vokasi berorientasi keberlanjutan, inovasi energi melalui EV Smart Charging, hingga perspektif mahasiswa mengenai responsible AI. Kegiatan ini juga sejalan dengan agenda SDGs, terutama SDG 4 (Quality Education), SDG 8 (Decent Work and Economic Growth), SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure), SDG 7 (Affordable and Clean Energy), serta SDG 17 (Partnerships for the Goals). Acara ini dibuka dengan pemutaran teaser video serta video profil FPTI dan UNESCO, dan dipandu Dr. Nisa Aulia Saputra sebagai Master of Ceremony.

Sambutan pembuka disampaikan oleh Mr. Hiromichi Katayama, Programme Specialist, UNESCO Regional Office in Jakarta, yang menekankan pentingnya transformasi digital berbasis AI dalam pengembangan TVET. Selanjutnya Prof. Dr. Agus Setiabudi, M.Si., Wakil Rektor UPI Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Kemitraan, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi UPI–UNESCO serta menegaskan pentingnya integrasi teknologi dan AI dalam pendidikan vokasional.

Dr. Eng. Agus Setiawan, M.Si., Dekan FPTI UPI sekaligus Koordinator UNEVOC Centre UPI, menyoroti peran AI sebagai learning enabler untuk mendukung pengembangan green curriculum, keterampilan masa depan, serta inovasi teknologi pendidikan vokasi, termasuk kontribusi pada SDG 7 melalui pengembangan EV Smart Charging.

Sesi pemaparan dimoderatori Ilhamdaniah, Ph.D. dengan menghadirkan empat narasumber: Dr. Didin Wahyudin, Muhammad Oka Ramadhan, M.Pd., Umar Hanif Ramadhani, Ph.D., dan Nabilah Dwisepti Cahyani. Diskusi berlangsung interaktif, dengan berbagai pertanyaan peserta terkait implementasi AI dalam pembelajaran TVET, etika penggunaan AI, serta pengembangan kompetensi masa depan.

UNESCO Regional Office in Jakarta turut menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan webinar ini, serta menyatakan terkesan dengan kualitas insight peneliti UPI, diskusi yang aktif dan engaging, serta penyelenggaraan kegiatan yang sangat baik. Tindak lanjutnya, UNESCO dan FPTI UPI akan melanjutkan kolaborasi melalui penyusunan keluaran pasca-kegiatan serta penguatan agenda AI dan TVET di tingkat regional.

Sebagai penanggung jawab kegiatan, Dr. Mustika Nuramalia Handayani, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kemitraan FPTI UPI, menegaskan bahwa kolaborasi FPTI UPI dan UNESCO tidak berhenti pada webinar ini. FPTI UPI siap memperluas kemitraan untuk mendorong transformasi digital TVET yang inklusif, etis, dan berkelanjutan, sejalan dengan agenda SDGs, ujarnya. (Kontributor:HUMAS FPTI)

Open Visit UPI Kampus Sumedang Tarik Antusias Ratusan Calon Mahasiswa

18 Feb 2026 • Humas UPI

Sumedang, UPI

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Sumedang sukses menyelenggarakan kegiatan Open Visit sebagai upaya memperkenalkan lingkungan akademik, fasilitas, serta program studi kepada masyarakat, khususnya calon mahasiswa dan siswa sekolah menengah di wilayah Sumedang dan sekitarnya yang dilaksanakan di Kampus UPI Sumedang Jl. Mayor Abdurahman No.211, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Sabtu (14/2/2026)

Kegiatan ini terinspirasi dari program open visit yang direncanakan oleh universitas pusat, yang sebelumnya difokuskan pada beberapa kampus daerah. Melihat tingginya tingkat persaingan perguruan tinggi di wilayah Sumedang, UPI Kampus Sumedang memandang penting untuk mengadakan kegiatan serupa guna meningkatkan daya tarik dan memperkuat eksistensi kampus di tengah masyarakat.

Direktur UPI Kampus Sumedang Prof. Dr. Indra Safari, M.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memperkenalkan kampus secara langsung kepada calon mahasiswa. “Kami merasa kegiatan open visit ini sangat penting, mengingat di wilayah Sumedang terdapat banyak perguruan tinggi lain. Oleh karena itu, kami ingin memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengenal lebih dekat UPI Kampus Sumedang,” ujarnya.

Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini sangat tinggi. Berdasarkan data pendaftaran online, tercatat sebanyak 370 peserta telah mendaftar. Selain itu, banyak peserta yang hadir langsung tanpa pendaftaran daring, sebagian besar memperoleh informasi melalui guru bimbingan konseling dan pihak sekolah. Secara keseluruhan, jumlah pengunjung diperkirakan mencapai lebih dari 500 orang.

Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan berbagai unsur kampus, termasuk ketua program studi, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa yang berperan aktif dalam memberikan informasi dan pendampingan kepada para pengunjung.

Melalui kegiatan Open Visit ini, UPI Kampus Sumedang berharap dapat menarik calon mahasiswa terbaik yang memiliki potensi dan daya saing tinggi. “Harapan kami, kegiatan ini dapat menjaring siswa-siswa terbaik yang nantinya mampu berprestasi dan membawa nama baik UPI, baik di tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen UPI Kampus Sumedang untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan, memperluas akses informasi, serta memperkuat posisi sebagai institusi pendidikan tinggi yang unggul dan kompetitif. (Rija)

Pencarian