
Bandung, UPI
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melalui Direktorat Kemitraan dan Urusan Internasional (DKUI) mematangkan rencana kerja sama strategis dengan Rumah Sakit Mata Cicendo. Komitmen ini dibahas dalam pertemuan daring pada Rabu (7/1/2026) sebagai langkah awal untuk memperkuat kolaborasi jangka panjang di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Pertemuan tersebut menjadi agenda persiapan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang dijadwalkan berlangsung pada 31 Januari 2026. Momentum ini bertepatan dengan puncak peringatan Hari Ulang Tahun ke-117 RS Mata Cicendo.
Meski kesepahaman antara kedua institusi telah terjalin sejak 2020, implementasi program mulai berjalan optimal pada 2023 pasca-pandemi. Salah satu program unggulan yang menjadi fokus adalah “Sekolahku Cicendo–UPI”, sebuah model pendidikan di rumah sakit (in-patient school).
Program ini bertujuan memastikan pasien anak tetap mendapatkan hak pendidikan selama menjalani perawatan medis. Dikelola oleh Program Studi Pendidikan Khusus FIP UPI di bawah koordinasi dr. Riksma Akhlan, M.Pd., proses pembelajaran dikemas secara informal melalui aktivitas kreatif untuk mendukung pemulihan psikososial anak.
Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UPI, Dr. Nandang Budiman, M.Si., menekankan pentingnya pengembangan program ini ke arah yang lebih luas.
“Kami berupaya memperkuat implementasi melalui pembelajaran yang lebih inklusif, penambahan layanan psikologis, riset kolaboratif, serta penyediaan program magang bagi mahasiswa,” jelas Dr. Nandang.
Di sisi lain, Fakultas Kedokteran (FK) UPI turut mengambil peran penting dalam kolaborasi ini. Dekan FK UPI, Prof. Dr. Hamidie Ronald Daniel Ray, Ph.D., menyatakan kesiapan pihaknya untuk berkontribusi dalam upaya promotif dan preventif.
Fokus utama FK UPI mencakup Edukasi Aktivitas Fisik: Mencegah berbagai penyakit degeneratif. Pencegahan Retinopati Diabetik: Edukasi mengenai komplikasi diabetes pada mata yang berisiko menyebabkan kebutaan jika tidak ditangani dini. Kesehatan Mata Anak: Riset dan pengendalian faktor risiko sejak usia dini untuk meningkatkan kualitas hidup generasi mendatang.
Pihak RS Mata Cicendo, yang diwakili oleh Manajer Hukum dan Humas, Ria Darmasari, S.IP., M.M., serta Ketua Perlindungan Anak dan Perempuan, dr. Anne Susanty, SpA(K), menyambut baik penguatan sinergi ini. Mereka menyatakan kesiapan untuk menindaklanjuti MoU menjadi Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang lebih teknis dengan fakultas-fakultas terkait di UPI.
Diskusi dihadiri oleh pimpinan dari kedua institusi. Dari UPI hadir Direktur DKUI, Pupung Purnawarman, M.S.Ed., Ph.D., Kepala Divisi Kemitraan Nasional, Heri Setiyorini, Ph.D., Dekan Fakultas Kedokteran (FK) yaitu Prof. Dr. Hamidie Ronald Daniel Ray, M.Pd., Ph.D., Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Dr. Nandang Budiman, M.Si. beserta Wakil Dekan, Ketua Prodi, dan staf terkait. Sementara itu, RS Mata Cicendo diwakili oleh Manajer Hukum dan Humas Ria Darmasari, S.IP., M.M., Ketua Perlindungan Anak dan Perempuan dr. Anne Susanty, SpA(K), M.Kes., beserta jajaran tim medis dan staf terkait.
Sinergi ini diharapkan tidak hanya menjadi dokumen formal, tetapi menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat. Melalui pendidikan rumah sakit yang ramah anak dan inklusif, UPI dan RS Mata Cicendo menegaskan peran mereka sebagai pilar pelayanan publik yang berbasis pada nilai kemanusiaan dan inovasi. (DN)








