
Bandung, UPI
Badan Eksekutif Mahasiswa Republik Mahasiswa (BEM REMA) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) mengajak seluruh sivitas akademika, khususnya mahasiswa, untuk terus mengawal pelaksanaan kebijakan dan pencapaian target yang telah ditetapkan oleh pimpinan universitas. Ajakan tersebut disampaikan Presiden BEM REMA UPI 2026, Khallid Syaiful Jundullah, didampingi Wakil Presiden Hilmi Rizal, sebagai tanggapan atas pemaparan laporan kinerja Rektor UPI yang dilaksanakan di Auditorium FPEB Lt. 6 Jl. Dr. Setabudi No. 229 Bandung, Jawa Barat. Rabu (15/7/2026).
Menurut Khallid, laporan kinerja menunjukkan adanya sejumlah capaian yang mengalami peningkatan. Namun demikian, masih terdapat beberapa indikator yang belum mencapai target maupun mengalami penurunan. Kondisi tersebut menjadi perhatian bersama agar berbagai program strategis universitas dapat berjalan sesuai harapan.
“Peran mahasiswa adalah menjadi social control yang aktif mengawal keberjalanan kebijakan rektor dalam kehidupan kampus. Target-target yang belum tercapai maupun program yang masih memerlukan perbaikan harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa mahasiswa merupakan salah satu elemen utama dalam kehidupan kampus. Oleh karena itu, keterlibatan mahasiswa dalam memberikan masukan, kritik yang konstruktif, serta pengawasan terhadap kebijakan universitas menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang semakin baik.
Selain memberikan perhatian terhadap target yang belum tercapai, BEM REMA UPI juga mengapresiasi berbagai indikator yang menunjukkan tren peningkatan. Menurut Khallid, capaian positif tersebut juga perlu terus dikawal agar mampu memberikan dampak yang lebih besar terhadap peningkatan kualitas Universitas Pendidikan Indonesia.
Sementara itu, Wakil Presiden BEM REMA UPI, Hilmi Rizal, berharap berbagai target strategis universitas, termasuk peningkatan reputasi dan pemeringkatan internasional, dapat terus ditingkatkan. Menurutnya, UPI memiliki potensi besar untuk semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi pendidikan terbaik di Indonesia.
“UPI saat ini sedang mengejar berbagai target, termasuk peningkatan peringkat universitas. Harapannya, capaian tersebut terus meningkat sehingga UPI semakin menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu kampus unggulan dan kampus pendidikan terbaik di Indonesia,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Hilmi menekankan bahwa seluruh kebijakan dan program yang dijalankan universitas hendaknya tetap berorientasi pada kepentingan mahasiswa sebagai pemangku kepentingan utama di lingkungan kampus. Ia menilai bahwa prinsip demokrasi yang menjadi bagian dari kehidupan berbangsa juga semestinya tercermin dalam tata kelola kehidupan kampus.
“BEM REMA berharap seluruh kebijakan di UPI berpihak kepada mahasiswa. Kampus merupakan miniatur kehidupan bernegara, sehingga semangat demokrasi harus diwujudkan melalui kebijakan yang lahir dari mahasiswa, oleh mahasiswa, dan untuk mahasiswa,” tuturnya.
Melalui pernyataan tersebut, BEM REMA UPI menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra kritis universitas dalam mengawal pelaksanaan kebijakan, mendorong peningkatan mutu pendidikan, serta memastikan setiap program yang dijalankan mampu memberikan manfaat nyata bagi seluruh mahasiswa dan kemajuan Universitas Pendidikan Indonesia. (Rija/RK/DN)

