Dalam rangka mengisi bulan Ramadhan 1436H, Forum Komunikasi Mahasiswa Sekolah Pascasarjana UPI mengadakan acara khotmil Qur’an dan buka bersama dengan anak yatim dari yayasan Al-Huda. Acara buka bersama yang bertemakan “Membentuk Generasi Qur’ani yang Madani serta Berkarakter Mulia” ini diadakan di aula Masjid Al-Furqon UPI Sabtu, 27 Juni 2015. (more…)
4 “R” sebagai bekal berhaji
Manasik adalah tatacara pelaksanaan ibadah haji dan umroh sesuai dengan tuntunan Rasullulloh SAW, sedangkan mempelajari manasik hukumnya “wajib”. Hal inilah yang dijadikan dasar dari program pembinaan manasik haji dan umrah bagi civitas akademika Universitas Pendidikan Indonesia (Rabu, 18/03/2015). Puluhan peserta memenuhi Aula Masjid Al-Furqan UPI untuk mendengarkan pemaparan dari pembicara yang berpengalaman di bidang Haji dan Umrah.
Panitia Kegiatan Idul Adha 1435 H DKM Al-Furqan UPI Gelar Khitanan Massal
Panitia Idul Adha DKM Al-Fruqon Universitas Pendidikan Indonesia 1435 H., telah menyeleanggarakan khitanan massal, yang berlangsung pada hari Ahad, 28 September 2014 mulai pukul 06.00 sampai dengan pukul 9.00. Kegiatan tersebut bekerja sama dengan Poliklinik Universitas Pendidikan Indonesia dan Klinik Khitan/Poliklinik Sukajadi, Bandung.
Peserta khitanan berjumlah 19 anak dari target 20 anak, berusia sekitar 3 sampai dengan 8 tahun-an (1 anak tidak jadi dikhitan karena pertimbangan medis). Anak-anak tersebut berasal antara lain dari Daerah Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Cimahi.
Endang selaku Koordinator Khitanan Massal, mengatakan, bahwa kegiatan khitanan massal ini merupakan salah satu perwujudan program DKM dan dipandangnya sebagai salah satu usaha mengakselerasi kegiatan sosial keagamaan sesuai dengan motto UPI, yaitu kampus yang ilmiah, edukatif dan religius.

Panitia berharap kegiatan seperti ini dapat berkelanjutan, karena dinilai sebagai rasa empati kepada kaum yang perlu pendapat bantuan, dan implikasi mendalam dari khitanan ini adalah sebagai Human Investment untuk menecetak generasi yang islami, yaitu sebagai salah satu upaya mendidik anak supaya bersih diri dari kotoran najis atau hadas ketika akan beribadah menghadap Yang Maha Suci. Implikasi lebih jauh adalah agar sebagai generasi yang islami, ia kelak mampu berkontribusi dengan penuh kesucian hati, pikiran dan ragawi demi kemaslahatan umat manusia.
Mengakhiri pembicaraanya, Endang berharap, semoga mereka menjadi anak-anak yang saleh, bertakwa, dan mampu mencotoh Rasulallah Saw, taat kepada kedua orang tua dan guru-gurunya. (E.SH)




