
Bandung, UPI
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menerima kunjungan perwakilan Pemerintah Provinsi Chungnam, Korea Selatan, dalam rangka penjajakan peluang kerja sama terkait penyediaan tenaga kerja terampil (skill worker) asal Indonesia yang dilaksanakan di Ruang Rapat Partere Jl. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung Kamis, (13/11/2025).
Dalam pertemuan itu, delegasi Chungnam menyampaikan kebutuhan tenaga kerja terampil yang sangat tinggi di berbagai sektor industri Korea. Menanggapi hal ini, UPI siap mengembangkan skema pembelajaran dan pelatihan yang lebih adaptif untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
Provinsi Chungnam dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menjadi sister province sejak 25 November 2021. Berdasarkan hubungan tersebut, kedua belah pihak terus memperluas kolaborasi, termasuk pada sektor ketenagakerjaan. Perwakilan Chungnam menyampaikan bahwa saat ini mereka membutuhkan sekitar 10.000 tenaga kerja asing untuk mengisi berbagai sektor industri, seperti semikonduktor, display, mobility, dan baja.
Menurut perwakilan Chungnam Mr. Lee Jongho, P.hD selaku Tenaga Ahli Education Center menyampaikan “UPI dipilih sebagai mitra strategis karena reputasinya sebagai salah satu universitas terbaik di Indonesia serta keberadaan Migran Center UPI yang memiliki fokus pada isu-isu ketenagakerjaan dan perlindungan pekerja migran. Selain itu, kebutuhan tenaga kerja di Chungnam juga mempertimbangkan kemampuan berbahasa dan UPI dianggap siap mendukung melalui program-program kompetensi bahasa yang dimiliki.”
“Kami berharap diskusi hari ini menjadi langkah awal menuju kerja sama resmi yang berkelanjutan dan jangka panjang antara Provinsi Chungnam dan UPI,” ujar Mr. Lee Jongho
Wakil Rektor UPI Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Bisnis Prof. Dr. phil. Yudi Sukmayadi, M.Pd juga menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan peluang besar sekaligus tantangan yang harus dijawab dengan peningkatan kualitas pembelajaran dan kesiapan lulusan.
“Salah satu poin yang dibahas adalah kemungkinan program magang jangka pendek (short term) bagi mahasiswa UPI di industri Korea Selatan. Mahasiswa yang mengikuti program ini dapat memperoleh pengalaman kerja langsung yang nantinya dapat dikonversi menjadi SKS akademik di UPI. Selain itu, untuk skema jangka panjang (long term), UPI menargetkan penyiapan lulusan berkualitas sesuai standar kompetensi industri Korea Selatan.” tambahnya.
Delegasi Chungnam juga menegaskan komitmennya dalam memberikan fasilitas bagi mahasiswa atau lulusan yang bekerja di Korea, tidak hanya berupa gaji tetapi juga pendampingan budaya, pembekalan bahasa Korea, dan berbagai dukungan lainnya.
Dalam implementasinya, kerja sama ini akan melibatkan UPI Migrant Center sebagai leading sector, serta didukung oleh Direktorat Pengembangan Karir UPI. Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga direncanakan menjadi bagian dari kemitraan ini, sehingga terbangun kolaborasi tiga pihak yang solid.

Prof. Yudi berharap inisiatif ini dapat menjadi langkah besar dalam mendorong mahasiswa dan lulusan UPI tampil di kancah internasional melalui kontribusi langsung pada kebutuhan dunia kerja global.
“Yang paling penting, melalui kerja sama ini, kita dapat membawa UPI lebih kuat dalam kancah internasional melalui prestasi mahasiswa dan lulusan yang mampu memenuhi kebutuhan industri,” ujarnya.
Pertemuan ini diharapkan menjadi momentum awal untuk membangun sinergi dalam menyiapkan tenaga terampil Indonesia yang siap bersaing di sektor industri global, sekaligus memperkuat hubungan kerja sama antara Jawa Barat dan Chungnam. (Rija)

