Bandung, UPI

Studio Animasi Program Studi Film dan Televisi (FTV) Fakultas Pendidikan Seni dan Desain (FPSD) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) kembali menunjukkan kiprah inovatifnya dalam dunia pendidikan berbasis teknologi kreatif. Melalui kegiatan bertajuk “Workshop MOCAP JUMPSTART”, FTV UPI menghadirkan pengalaman langsung menggunakan Smart Suit Rokoko, sistem motion capture (MoCap) berteknologi tinggi yang banyak dipakai di industri animasi film. Rabu, (5/11/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh siswa dan guru SMA/SMK se-Bandung Raya, dengan tujuan memperkenalkan teknologi Visual Effects (VFX) dan motion capture sebagai bagian penting dalam proses produksi animasi modern. Workshop ini menjadi ruang belajar interaktif bagi peserta untuk memahami bagaimana gerak tubuh manusia dapat diubah menjadi karakter digital yang hidup dan ekspresif.

Dalam sambutannya, Kaprodi Film dan Televisi UPI, Dr. Harry Tjahjodiningrat, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi akademik yang menjembatani dunia pendidikan dan industri kreatif.

“FTV UPI berkomitmen membangun jembatan antara pembelajaran, teknologi, dan kebutuhan industri masa depan. Workshop seperti ini memberi pengalaman nyata bagi generasi muda tentang bagaimana ide kreatif dapat diolah menjadi produk digital berdaya saing,” ujarnya.

Sepanjang kegiatan, peserta mendapatkan pembimbingan teknis langsung dari tim pengajar Studio Animasi FTV UPI beserta instruktur muda, Rendi Alfarizki dan Raihan Rafa, yang berperan sebagai fasilitator utama dalam simulasi motion capture dan integrasi 3D animation guideline.

Rendi Alfarizki, fasilitator bidang teknis, menjelaskan bahwa sistem motion capture yang digunakan pada workshop ini dirancang agar peserta dapat memahami seluruh alur kerja produksi animasi berbasis data gerak.

“Kami ingin peserta mengenal konsep dasar ‘gerak sebagai data’. Jadi setiap langkah tubuh bukan hanya aksi, tapi juga informasi yang bisa diolah menjadi ekspresi karakter. Ini langkah awal untuk memahami bagaimana industri profesional bekerja dalam menciptakan animasi realistis,” terangnya.

Sementara itu, Raihan Rafa, yang memfasilitasi sesi praktik langsung dengan Smart Suit Rokoko, menekankan pentingnya pengalaman empirik bagi siswa.

“Teknologi seperti ini sering kali terlihat rumit, tapi ketika dicoba langsung, peserta jadi lebih paham bahwa animasi adalah hasil kerja kolaboratif antara seni dan sains. Kami ingin memantik rasa ingin tahu mereka agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tapi juga calon pengembangnya,” ujarnya.

Dosen pengampu studio animasi, Salsa Solli Nafsika, M.Pd., menambahkan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai bentuk education through creation — pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman dan riset kreatif.

“Kami berharap siswa dan guru bisa melihat bahwa teknologi bukan pengganti kreativitas, tapi perluasan imajinasi. MoCap membantu kita memahami bagaimana tubuh, ruang, dan emosi bisa diterjemahkan ke dalam bentuk visual digital,” jelasnya.

Antusiasme peserta tampak tinggi sejak sesi pembukaan hingga penutupan. Banyak siswa mencoba langsung mengenakan smart suit dan menyaksikan pergerakan mereka diproyeksikan dalam bentuk karakter digital 3D secara real-time. “Seru banget! Saya jadi tahu kalau animasi tidak hanya menggambar, tapi juga tentang memahami gerak tubuh,” ungkap Andra (17), peserta dari SMK jurusan animasi.

Selain praktik teknologi, para guru pendamping juga mendapatkan sesi diskusi mengenai integrasi pembelajaran berbasis proyek dan peluang kolaborasi antara sekolah menengah dengan perguruan tinggi. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal terbentuknya ekosistem pembelajaran kreatif yang inklusif dan berkelanjutan, sejalan dengan arah SDGs Nomor 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur.

Melalui Workshop MOCAP JUMPSTART, FTV UPI tidak hanya memperkenalkan teknologi terbaru, tetapi juga menanamkan semangat kolaborasi dan literasi digital bagi generasi muda. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kampus seni dapat menjadi pusat inovasi yang menghubungkan pendidikan, teknologi, dan kreativitas dalam satu ruang pembelajaran yang inspiratif. (Kontributor HUMAS UPI : Salsa Solli Nafsika, M.Pd.)