English
Indonesia

Prodi Pendidikan Fisika dan Prodi Fisika FPMIPAUPI Selenggarakan2nd International Physics Conference (IPC) dan SiNaFi XI 2025: Fisika untuk Dunia yang Lebih Baik

19 Aug 2025 • Humas UPI

Bandung, UPI

Sebanyak 166peserta dari berbagai perguruan tinggi dalam dan luar negeri mengikuti konferensi internasional FPMIPA dalam 2nd International Physics Conference (IPC). Konfernsi ini mengusung tema “Physics for a Better World: Harmonization in Research and Education”. Konferensi ini diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Fisika dan Program Studi Fisika Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FPMIPA) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Sementara itu, dalam waktu bersamaan, diselenggarakan pula kegiatan Seminar Nasional Fisika ke-11 (SiNaFi XI). Kegiatan berlangsung di Auditorium Gedung FPMIPA A (JICA) UPI, Kampus Bumi Siliwangi, Bandung, pada Sabtu (16/8/2025). Acara diawali dengan pembukaan resmi, dilanjutkan sesi pleno, dan kemudian sesi paralel di enam ruang berbeda.

Ketua panitia Dr. Duden Saipuzzaman, M.Pd., M.Si., menyampaikan bahwa IPC dan SiNaFi XI menjadi wadah strategis untuk memperkuat kolaborasi riset, pendidikan, serta implementasi fisika dalam menjawab tantangan global. Turut hadir dalam acara ini, Prof. Dr. Endi Suhendi, M.Si., selaku Ketua Program Studi Fisika, dan Dr. Achmad Samsudin, M.Pd., selaku Ketua Program Studi Pendidikan Fisika jenjang sarjana dan magister.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Wakil Dekan FPMIPA UPI Bidang Akademik Prof. Dr. Al Jupri, S.Pd., M.Sc., Ph.D., menekankan pentingnya inovasi dan kolaborasi lintas disiplin dalam bidang fisika.

Dikatakannya,“Di UPI, prioritas kami adalah mendukung inovasi, meningkatkan critical thinking, dan menginspirasi mahasiswa untuk berkontribusi nyata bagi masyarakat. Konferensi ini mempertemukan para pemikir brilian dari berbagai negara, dan saya yakin diskusi serta pertukaran gagasan di sini akan melahirkan riset inovatif serta solusi yang berdampak luas.”

Konferensi menghadirkan sejumlah pembicara kunci, terdiri atas Prof. Ir. Wahyu Srigutomo, M.Si., Ph.D., dari Institut Teknologi Bandung, Indonesia, dengan topik Applications of Electromagnetic Methods in Earth Science: Challenges and Development Potential in the Indonesian Context. Berikutnya ada Prof. Dr. Winny Liliawati, M.Si., dari Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia dengan topik Physics Learning Through an Adaptive-Differentiated Approach in Realising Education for Sustainable Development, dan Prof. Zsolt Lavicza, Ph.D., dari Johannes Kepler University, Austria dengan topik Fostering Creativity Through Innovative Research in Technology-Supported STEAM Education.

Selain itu, seminar juga menampilkan enam invited speakers dalam sesi paralel, antara lain Yuvita Oktarisa, Ph.D., Gilang Gumilar, Ph.D., Soeharto, Ph.D., Nanang Dwi Ardi, M.Si., Muhammad Gina Nugraha, M.Pd., M.Si., serta Syakti Perdana Sriyansyah, M.Pd.

Adapun cakupan pembahasannya mulai dari fisika teoretis, material, medis, geofisika, hingga pendidikan fisika berbasis digital dan STEM, IPC dan SiNaFi XI 2025. Diharapkan, ini menjadi katalis bagi pengembangan riset, publikasi, dan kolaborasi akademik internasional, sekaligus mempertegas kontribusi UPI dalam membangun dunia yang lebih baik melalui fisika.

(teks & foto: ratih latifah)

UPI Gelar Upacara Bendera HUT ke-80 RI

19 Aug 2025 • Humas UPI

Bandung, UPI

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan upacara bendera memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia pada Minggu (17/8/2025) pukul 07.00 WIB di halaman Gymnasium UPI, Jalan Dr. Setiabudhi, Bandung. Upacara berlangsung khidmat dengan ciri khas Nusantara, para peserta dan pimpinan mengenakan baju adat dari berbagai daerah.

Rektor UPI, Prof. Didi Sukyadi, bertindak sebagai pembina upacara. Upacara diikuti oleh sivitas UPI yang terdiri dari dosen, tenaga kependidikan (tendik), mahasiswa, serta pelajar dari satuan pendidikan binaan. Formasi pasukan upacara, tim Paskibra, dan paduan suara turut menyemarakkan prosesi pengibaran Sang Saka Merah Putih yang berlangsung lancar.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan laporan komandan upacara, mengheningkan cipta, pembacaan teks Proklamasi, UUD 1945, serta doa bersama. Nuansa kebinekaan tampak menonjol lewat ragam busana adat yang dikenakan peserta, menegaskan semangat “Bhinneka Tunggal Ika” di kampus pelopor pendidikan.

Wakil Rektor dan pimpinan unit kerja hadir mendampingi Rektor sepanjang prosesi. Seusai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan ramah tamah dan sesi foto bersama.

Sejumlah mahasiswa asing juga tampak menyaksikan prosesi, beberapa di antaranya pakaian batik menegaskan semangat kebinekaan di lingkungan kampus. Yang menarik, meski pelaksanaan jatuh pada hari Minggu (hari libur), peserta tetap antusias hadir dan mengikuti jalannya upacara dari awal hingga selesai. (CS)

Prodi PKK FPTI UPI Selenggarakan Edukasi Gizi: Olahan Ikan Sebagai Solusi Pencegahan Stunting

19 Aug 2025 • Humas UPI

Sukabumi, UPI

Masalah stunting masih menjadi isu serius di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di Kabupaten Sukabumi. Berangkat dari kepedulian terhadap tumbuh kembang anak, Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga FPTI UPI melaksanakan kegiatan “Pelatihan Diversifikasi Ikan Laut sebagai Edukasi Gizi Pencegahan Stunting bagi Ibu Balita” di Desa Cicareuh, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi. Kegiatan ini diketuai oleh Prof. Dr. Yoyoh Jubaedah, M.Pd., dengan anggota tim yaitu Dra. Neni Rohaeni, M.Pd., dan Nenden Rani Rinekasari, S.P., M.Pd. Hadir pula tiga orang instruktur yang ahli di bidangnya, terdiri atas Dra. Elly Lasmanawati, M.Si., Tiara Faza Aulia, S.Pd., M.Par., dan Aulia Mughni, S.Pd. PkM mendapatkan dukungan penuh dari Kepala Desa Cicareuh, Ramdan Rustarmono, S.Pd., sejak pengusulan proposal hingga pelaksanaan yang turut hadir dan mendampingi seluruh kegiatan.

Pembukaan dan Sambutan

Dalam sambutannya, Ketua Tim PkM Prof. Dr. Yoyoh Jubaedah, M.Pd., memaparkan tujuan dari pelatihan ini. Dikatakannya,”Tujuannya adalah untuk membekali para ibu balita dengan pengetahuan dan keterampilan mengolah ikan laut menjadi berbagai menu bergizi, sehingga asupan protein keluarga tercukupi dan dapat mencegah stunting pada anak.

Inspirasi senada disampaikan oleh Kepala Desa Cicareuh, Ramdan Rustarmono, S.Pd., yang menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya atas kegiatan bermanfaat ini, mengingat makanan sehat yang disukai balita sulit diperoleh di Desa Cicareuh sehingga diperlukan keterampilan dan kreativitas ibu balita dalam mengelola makanan.

Materi dan Edukasi Gizi

Pada sesi materi, narasumber Nenden Rani Rinekasari, S.P., M.Pd., memberikan pemaparan interaktif mengenai pentingnya gizi seimbang, dengan menekankan peran ikan laut sebagai sumber protein hewani berkualitas tinggi. Disampaikan pula data dan hasil riset terkait prevalensi stunting di daerah pedesaan, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan oleh keluarga. Pemaparan materi diperkuat dengan penayangan video edukatif “Cegah Stunting” yang memvisualisasikan dampak jangka panjang stunting terhadap perkembangan anak. Peserta tampak antusias mengikuti penjelasan dan mengajukan pertanyaan seputar pola makan sehat bagi balita.

Praktik Diversifikasi Olahan Ikan Laut

Memasuki sesi praktik, para instruktur membimbing peserta membuat aneka olahan ikan laut yang menarik dan mudah diaplikasikan di rumah. Kegiatan yang memberikan pengalaman menarik bagi peserta pada saat praktik membuat bakso, nugget dan dimsum; karena membutuhkan keterampilan, kesabaran dan keuletan untuk menghasilkan produk sesuai formula. Peserta dilatih mengolah ikan menjadi bahan makanan yang menarik dan bergizi untuk anak balita. Instruktur juga memberikan tips memilih ikan segar, teknik pengolahan higienis, serta variasi menu yang sesuai selera anak.

Selain keterampilan memasak, peserta mendapatkan bimbingan teknis pemasangan chopper, alat yang memudahkan penggilingan bahan makanan. Peserta diajak mencoba langsung penggunaan alat tersebut, sehingga mampu memanfaatkannya untuk memproduksi olahan ikan skala rumah tangga.

Kegiatan diwarnai interaksi aktif, mulai dari diskusi, tanya jawab, hingga berbagi pengalaman antar peserta. Di sela acara, dilakukan penyerahan goodie bag berisi buku resep aneka kuliner, celemek dan alat masak berupa chopper sebagai tanda dukungan dan motivasi kepada para ibu balita untuk terus berkarya. Di akhir pelatihan dilakukan evaluasi untuk mengukur keberhasilan peserta melalui partisipatif peserta dan pengisian instrumen respon pengguna. Sebagai penutup, dilakukan penyerahan cenderamata dari Tim PkM kepada Kepala Desa Cicareuh sebagai simbol kemitraan dalam upaya menungkatkan kolaborasi dengan Universitas Pendidikan Indonesia. Acara diakhiri dengan sesi foto bersama yang mengabadikan momen kebersamaan antara tim pengabdian, perangkat desa, dan peserta pelatihan.

Harapan ke Depan

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para ibu di Desa Cicareuh dapat mempraktikkan inovasi olahan ikan yang telah dipelajari dan menyebarluaskan kepada ibu balita yang lain di lingkungan sekitar. Program ini tidak hanya menambah keterampilan, tetapi juga memperkuat kesadaran bahwa pencegahan stunting harus diawali dengan kebiasaan hidup sehat dalam lingkungan keluarga.

Perkuat Publikasi Internasional, Dosen Linguistik UPI Gelar Coaching Clinic Penulisan Jurnal di UMY

19 Aug 2025 • Humas UPI

Yogyakarta, UPI

Dalam upaya mendongkrak rekognisi global dan meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, Program Studi Bahasa dan Sastra Inggris Fakultas Bahasa dan Sastra (FPBS) dan Program Studi Linguistik Sekolah Pascasarjana (SPs) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) bekerja sama dengan Fakultas Pendidikan Bahasa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta menyelenggarakan Coaching Clinic Penulisan Artikel Jurnal Internasional Bidang Bahasa bagi Dosen Muda FPB UMY. Kegiatan yang berlangsung dalam dua tahap pada Kamis (31/7/2025) dan Kamis (14/8/2025) ini berhasil membekali para dosen dengan strategi penulisan artikel jurnal berbasis hasil riset terkini.

Kegiatan ini merupakan bagian dari skema Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Berbasis Kepakaran Bidang Ilmu 2025, yang digagas berdasarkan hasil riset mendalam dari Prof. Eri Kurniawan, M.A., Ph.D. dan timnya. Riset fundamental tahun 2024 yang berjudul “Analisis Retoris Artikel Jurnal Scopus Ber-Impact Tinggi Lintas Disiplin Ilmu Untuk Mendongkrak Publikasi Dan Rekognisi Internasional Dosen” menjadi landasan utama. Pelatihan ini juga mengadaptasi pendekatan pengajaran bahasa Inggris untuk keperluan publikasi berbasis genre, yang dipopulerkan oleh Flowerdew (2015).

Sesi Daring: Membongkar Ekspektasi Jurnal Internasional

Sesi pertama coaching clinic dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom pada Kamis (31/7/2025). Acara ini diikuti oleh 34 dosen dari berbagai program studi di FPB UMY. Pembukaan dilakukan oleh Prof. Eri Kurniawan, M.A., Ph.D., yang juga menjabat sebagai Ketua Program Studi Magister dan Doktoral Linguistik di Sekolah Pascasarjana UPI.

Materi pertama disampaikan oleh Dr. R. Dian Dia-an Muniroh, M.Hum., Ph.D., yang membahas ‘Pengantar terkait Publikasi Internasional Bereputasi’. Ia menekankan pentingnya memahami ekosistem publikasi global. Sesi dilanjutkan dengan pemaparan dari Dr. Ruswan Dallyono, M.Pd., yang mengupas tuntas ‘Membongkar Ekspektasi Jurnal Internasional Bereputasi’. Terakhir, Prof. Eri Kurniawan memberikan pemaparan mendalam tentang ‘Mengupas Langkah Penulisan per Bagian Artikel Jurnal’, yang menjadi fondasi bagi para peserta untuk sesi luring.

Kegiatan daring ini diakhiri dengan sesi tanya jawab, yang direspon secara antusias oleh para peserta.

Sesi Luring: Workshop Intensif dan Penandatanganan Memorandum of Agreement dan Implementation of Agreement

Pada Kamis (14/8/2025), sebanyak 15 dosen dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa Arab, dan Pendidikan Bahasa Jepang FPB UMY mengikuti sesi luring pelatihan menulis yang bertempat di Ruang Auditorium Gedung E8 Djarnawi Hadikusuma UMY. Acara dibuka oleh Dekan FPB UMY, Sri Rejeki Murtiningsih, S.Pd., M.Ed., Ph.D. Dalam sambutannya, ia mengungkapkan harapannya agar kegiatan ini dapat menjadi katalisator bagi peningkatan kualitas riset dan publikasi dosen UMY serta kolaborasi produktif antara UPI dan UMY.

Momen penting lain dari sesi luring ini adalah penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Program Studi Magister dan Doktoral Linguistik, Sekolah Pascasarjana UPI dengan FPB UMY. Penandatanganan dilakukan oleh Prof. Eri Kurniawan dan Sri Rejeki Murtiningsih, sebagai simbol komitmen kolaborasi riset dan publikasi di masa depan.

Inti dari sesi luring adalah workshop coaching clinic yang dipandu langsung oleh Prof. Eri Kurniawan. Berdasarkan hasil risetnya yang dilakukan dari tahun 2019 hingga 2025, ia menjelaskan secara praktis langkah-langkah detail penulisan artikel jurnal internasional, mulai dari penentuan judul yang efektif, pengembangan abstrak, hingga penulisan referensi yang benar. Workshop ini juga didukung oleh timnya, Wawan Gunawan, M.Ed.St., Ph.D. dan Dr. Neidya Fahma Sunendar, M.Hum., yang memberikan pendampingan langsung kepada peserta.

Dampak dan Harapan Berkelanjutan

Salah satu peserta sekaligus koordinator kegiatan PkM di UMY, Noor Q Agustina, M.Pd., Ph.D., memberikan apresiasi tinggi terhadap program ini. “Coaching clinic ini memberikan manfaat signifikan bagi para dosen muda UMY. Kami mendapatkan pencerahan tentang pentingnya struktur retorika dalam penulisan artikel jurnal internasional dan dibekali dengan kemampuan untuk melakukan swasunting,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa materi dan praktik yang diberikan sangat relevan dan aplikatif, sehingga dapat meningkatkan peluang sukses penerbitan manuskrip hasil penelitian.

Noor Q Agustina juga berharap adanya kelanjutan dari program ini di masa mendatang, mengingat pentingnya publikasi internasional sebagai salah satu indikator kinerja akademik dosen dan institusi.

Tim PkM Pendidikan Bahasa Arab UPI Gelar Workshop DDR bagi Guru SD Teladan Yogyakarta

19 Aug 2025 • Humas UPI

Sleman, UPI

Suasana hangat penuh antusiasme menyelimuti ruang pertemuan SD Teladan Yayasan Sinai Indonesia, Sleman, sejak pagi hari. Para guru SD Teladan berkumpul untuk mengikuti Workshop Didactical Design Research (DDR) yang diselenggarakan oleh Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), pada Kamis (14/8/2025).

Kegiatan ini tidak sekadar pelatihan biasa. Lebih dari itu, ia menjadi wadah bagi para guru sekolah dasar untuk memperkaya wawasan, menajamkan keterampilan pedagogis, sekaligus menjalin kolaborasi akademik dengan salah satu prodi unggulan UPI yang dikenal memiliki tradisi riset kuat, yaitu Prodi Pendidikan Bahasa Arab.

DDR: Metode Riset Didaktis untuk Guru

Sebagai pemateri utama, Penggagas Metode DDR yaitu Prof. Dr. Didi Suryadi, M.Ed., menekankan pentingnya guru menguasai kemampuan membedakan kategori informasi yang beredar. Guru, katanya, harus mampu memilah antara hoaks, doxa (informasi yang belum pasti benar), dan pengetahuan yang sahih.

Prof. Didi menjelaskan bahwa kualitas pembelajaran dapat dibangun dengan memahami tiga lapisan pengetahuan: know-that (fakta dan konsep), know-how (cara melakukan), dan know-why (rasionalisasi). “Ketika guru mampu menguasai ketiganya, ia tidak hanya mengajar, tetapi juga membimbing siswa berpikir kritis dan reflektif,” ujarnya.

Tak berhenti pada teori, Prof. Didi juga menyinggung tentang cara mengatasi hambatan belajar. Mulai dari kendala didaktis dalam penyusunan materi, hingga faktor psikologis yang kerap menjadi penghalang keberhasilan siswa dalam memahami pelajaran.

DDR dan Tradisi Ilmiah Prodi Pendidikan Bahasa Arab

Sesi kedua dibawakan oleh Dr. Asep Sofyan, M.Ag., yang berbagi pengalaman penerapan DDR di lingkungan akademik Prodi Pendidikan Bahasa Arab UPI. Menurutnya, metode ini sudah berhasil dilatihkan kepada mahasiswa sehingga mereka mampu menulis artikel ilmiah berbasis DDR dan mempublikasikannya di jurnal bereputasi.

“Ini membuktikan bahwa DDR bukan hanya konsep abstrak, melainkan metodologi yang aplikatif, baik di ruang kelas maupun dalam pengembangan karya akademik,” jelas Dr. Asep.

Hal ini sekaligus memperlihatkan keunggulan Prodi Pendidikan Bahasa Arab UPI, yang terus berupaya menjembatani antara teori, praktik lapangan, dan publikasi ilmiah. Dengan demikian, prodi ini tidak hanya mencetak pendidik yang kompeten, tetapi juga peneliti yang produktif.

Tim PkM UPI dan Kolaborasi Akademik

Acara ini juga dihadiri oleh Tim PkM Prodi Pendidikan Bahasa Arab UPI, terdiri atas Prof. Dr. Maman Abdurrahman, M.Ag., Yusuf Ali Tantowi, Lc., M.A., M. Farhan, M.Pd., dan Dr. Rinaldi, M.Pd. Kehadiran mereka menambah bobot akademik sekaligus mempererat silaturahmi antara UPI dan SD Teladan.

Direktur SD Teladan, Ibu Nur Hilawah, S.Pd., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kehadiran tim UPI. “Kami merasa terhormat mendapat kesempatan belajar langsung dari para pakar. Semoga ilmu DDR ini bisa segera kami terapkan demi meningkatkan kualitas pembelajaran siswa,” ucapnya dengan penuh semangat.

Momentum Berharga bagi Guru

Workshop ditutup dengan sesi refleksi, foto bersama, dan obrolan santai antara peserta dengan para pemateri. Bagi para guru SD Teladan, hari itu menjadi momen berharga, yaitu memperoleh pengetahuan baru, memperluas wawasan pedagogis, dan semakin termotivasi untuk mengajar dengan pendekatan yang lebih terstruktur, teruji, dan berlandaskan riset.

Bagi Prodi Pendidikan Bahasa Arab UPI, kegiatan ini adalah wujud nyata kontribusi keilmuan di tengah masyarakat. Melalui DDR, prodi ini meneguhkan perannya sebagai pusat pengembangan ilmu kependidikan yang tidak hanya unggul di ruang akademik, tetapi juga memberi dampak langsung bagi peningkatan kualitas pendidikan dasar di Indonesia.

Kontributor: Yusuf Ali Tantowi

Pencarian