English
Indonesia

Rival Muhammad Pangersa Gunanagara, Mahasiswa Prodi Film dan Televisi FPSD UPI Berhasil Mengikuti Pertukaran Pelajar di National Quemoy University, Kinmen Taiwan 

09 Aug 2024 • Humas UPI

Rival Muhammad Pangersa Gunanagara yang merupakan mahasiswa dari Program Studi Film dan Televisi Fakultas Pendidkan Seni dan Desain (FPSD) Universitas Pendidikan Indonesia berhasil terpilih sebagai perwakilan Universitas Pendidikan Indonesia untuk mengikuti program pertukaran pelajar fully-funded di National Quemoy University di Kinmen, Taiwan selama satu semester.

Bertajuk Youth Elite Exhange Program, skema pertukaran pelajar ini diselenggarakan oleh Kementerian Luar Negeri Taiwan dengan tujuan untuk mengajak mahasiswa dari universitas-universitas ternama di Asia untuk belajar dan mengenal budaya Taiwan. Rival Muhammad Pangersa Gunanagara terpilih dari 20 mahasiswa yang berasal dari Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan India yang rencananya akan mulai menuntut ilmu di Taiwan dari September 2024 – Januari 2025. 

Para mahasiswa ini nantinya akan mengikuti berbagai kegiatan seperti kelas bahasa Mandarin intensif yang dilaksanakan empat kali seminggu, berpartisipasi dalam kegiatan kebudayaan, dan berkunjung ke tempat-tempat bersejarah di Kinmen. 

Dekan FPSD UPI, Prof. Dr. phil. Yudi Sukmayadi, M.Pd merasa bangga atas pencapaian prestasi mahasiswa Program Studi Film dan Televisi. Ia  berharap ilmu dan pengalaman yang didapatkan selama masa pertukaran pelajar tersebut dapat diterapkan untuk mengembangkan dunia pendidikan Indonesia. Prof. Dr. phil. Yudi Sukmayadi, M.Pd juga berharap agar ke depannya lebih banyak lagi mahasiswa Program Studi Film dan Televisi yang ikut dalam program pertukaran pelajar.

Inilah Pemenang Indonesia STEM Creativity Competition 2024: Momen Bersejarah Menuju Generasi Emas 2045

05 Aug 2024 • Humas UPI

Bandung, UPI. Indonesia Science Technology Engineering Mathematics (STEM) Creativity Competition 2024 telah berakhir dengan gemilang, menghasilkan sejumlah pemenang luar biasa yang siap membawa perubahan besar bagi masa depan pendidikan dan inovasi di Indonesia. Diselenggarakan oleh Pusat Unggulan STEM Education Creativity di bawah Direktorat Inovasi dan Pusat Unggulan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), acara ini berhasil memfasilitasi pendidikan STEM di berbagai tingkatan dan mendorong pembelajaran inovatif di kalangan peserta didik.

Indonesia STEM Creativity Competition 2024 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga gerakan untuk memajukan pendidikan STEM di Indonesia. Dengan berbagai kegiatan yang telah diselenggarakan dan partisipasi aktif dari para peserta, acara ini diharapkan dapat menjadi wahana untuk membentuk generasi muda yang siap menghadapi tantangan masa depan dengan solusi-solusi yang kreatif dan inovatif.

Acara ini juga berperan penting dalam mendukung inisiatif pemerintah menuju Generasi Emas 2045 dan kebijakan Merdeka Belajar, dengan memberikan ruang bagi peserta didik untuk belajar dan berkreasi tanpa batasan, serta mengembangkan potensi mereka secara maksimal.

Selamat kepada seluruh pemenang! Teruslah berinovasi dan berkreasi untuk masa depan Indonesia yang lebih baik!

Berikut adalah daftar pemenang yang berhasil meraih Gold Award dalam berbagai kategori:

Creativity I: Gold Award: Tim Muslim: Ibrahim Ahmad Ar-rasyid & Abdullah Ibrahim Pambudi

Creativity II: Gold Award: Tim Fantasy Team: Bayu Kresnamurti Ediwibowo Riyanto

Creativity III: Gold Award: Tim The Golden Duo: Rayyina Dewi Ichsan & Radella Rafi Juliandri

Mechatronics II: Gold Award: Tim Sciuridae Team: Kiara Putri Iqbal & Danish Athar Farisy

Mechatronics III: Gold Award: Tim MegaMind: Muhammad Rayzard Tsaqif Alriyadi & Kumaira Annaya Putri Bangsoratu

Capstone Project: Gold Award: Tim ALBAYAN: Toni Cahyono, S.Si., Sigit Subagja, S.Si., M.Pd., & Seno Prasetyo, S.Kom.

Juara ISTEMCC 2024

N o.Cabang LombaKategoriNama TeamNama PesertaNama Sekolah
                    1.                    Creativity IGold AwardMuslimIbrahim Ahmad Ar-rasyidSD Darul Hikam
Abdullah Ibrahim PambudiSD Darul Hikam
Silver AwardGarden BotFathar Raditya AkbarSD Lab School UPI Purwakarta
Bronze AwardKai TeamKairos Aushaf RasendriaTemasek Independent School
Special AwardMuhammad Qiurazka Al AbizardMuhammad Qiurazka Al AbizardSD IT Fitrah Insani 5
PesertaSiginjaiMuhammad Raja DominicMIS Darussalam
                  2.                Creativity IIGold AwardFantasy TeamBayu Kresnamurti Ediwibowo RiyantoSD IT Al-Azhar 30 Bandung
Silver AwardCC TeamFelice Eugene WijayaSD Bintang Mulia
Kendryna Aisha Putri BangsoratuSequoia School Bandung
Bronze ArwardArfa N ShevaAmadyta Sheva AdithyaSD Labschool UPI
Arfa Azzahra RaharjaSD Labschool UP
Special AwardGlassesSalsabila RahmaMI CIES
Kid TeamKireina Ayundia PutriSD Labschool UPI
    Deandra Audya NandhitaSD Labschool UPI
          3.        Creativity IIIGold AwardThe Golden DuoRayyina Dewi IchsanSMP Labschool UPI
Radella Rafi JuliandriSMP Labschool UPI
Silver AwardThe Green SymphonyKhalfani Ali Putri BangsoratuSMP Negeri 2 Bandung
Thalita Putri MuldaniSMP Negeri 2 Bandung
                            4.                          Mechatroni cs IIGold AwardSciuridae TeamKiara Putri IqbalSMP Muhammadiyah 8 Bandung
Danish Athar FarisySMP Muhammadiyah 8 Bandung
Silver AwardKURIRRianti Putri FaqihaSMP Muhammadiyah 8 Bandung
Abdullah PasaiSMP Muhammadiyah 8 Bandung
Bronze AwardTwinstarQisthi Fadia TsaqifaSMP Muhammadiyah 8 Bandung
Naima Atsila DiegaSMP Muhammadiyah 8 Bandung
  Special Award  Time Breaker  Arletha Diamonda Gunawan  SMP Negeri 2 Bandung
    Muhammad Raffasya Suhartono  SMP Negeri 2 Bandung
Tim Dimensi ke Empat  Sutan Azka HidayatSMP Muhammadiyah 8 Bandung
  Syatir Adhitama P  SMP Negeri 5 Bandung
Duo Dynamics  Efriliani Herlly Putri  SMP Negeri 5 Bandung
Aqeela Tungga Dewi Irmanendria Rachman  SMP Negeri 2 Bandung
Ashita  Zidni Ilman Imtiyaz  SMP IT Nur Al Rahman
Haedar Ar Razi Hisyamudin Betmanto  MTs Asih Putera
Rover  Kouki Kenzie Farzan Aji  SMP Darul Hikam Internasional
  Adam Sultan Hafeey Setiawan  SMP Darul Hikam Internasional
Zikking  Evan Jagadita. A  Al Irsyad Satya
      Muhamad Arfan AdhidanaSMP Muhammadiyah 8 Bandung
Jangli Victory  Rafi Maulana  SMP Semesta 2 Semarang
                                  5.                                Mechatroni cs IIIGold AwardMegaMindMuhammad Rayzard Tsaqif AlriyadiSMA Negeri 5 Bandung
Khumaira Annaya Putri BangsoratuSMA Negeri 3 Bandung
Silver AwardGolden RetrieverKirana Annindya LarasatiSMA Taruna Bakti
Ameera Nadhifah SalamSMA Alfa Centauri
Bronze AwardPacerMuhammad Arsyi Fathirahman KamalSMA Taruna Bakti
Kenza Ardraputra RezyarifinSMA Taruna Bakti
            Special AwardSW1NKRyamizard BilhaqqSMA Negeri 1 Cikalongwetan
Sandy PermanaSMA Negeri 1 Cikalongwetan
ToyoDamPrayoga Rasyid WibawaSMA Taruna Bakti
Muhammad Damar Adhitya TamaSMA Taruna Bakti
Mono-architect TeamBimo Harimurti Prabowo RiyantoSMA Al Azhar Syifa Budi
   BTR MAGNOLIAKeanu Ibnu ArafatSMA Negeri 5 Bandung
Baihaqqi Rava RadityaSMA Labschool UPI
RhinosaurusIusthin Arsenio DwindraSMA Negeri 8 Bandung
The WinnerJeremi ChristianSMA Negeri 30 Jakarta
ArcoSMA Negeri 30 Jakarta
Edusteam 1Akhtar Ma’ruf SumadiwangsaSMA Kharisma Bangsa
Gavin Syafi AnggakaraSMA Kharisma Bangsa
                        9.                      Capstone ProjectGold AwardALBAYANToni Cahyono, S.Si.SMA Pesantren Unggul Albayan
Sigit Subagja, S.Si., M.Pd.SMA Pesantren Unggul Albayan
Seno Prasetyo, S.Kom.SMA Pesantren Unggul Albayan
Silver AwardRidha AllahRadika LesmanaUniversitas Pendidikan Indonesia
Yandi Saepul RinandarUniversitas Pendidikan Indonesia
Ara AlamsahUniversitas Pendidikan Indonesia
Fazril Rizky SeptianaUniversitas Pendidikan Indonesia
    Aziz Ayi NugrahaUniversitas Pendidikan Indonesia
Bronze AwardQuantum ArchitectsSepthy Dwi Jayanthy, S.Pd., Gr.SMA Negeri 14 Bandung
Vira Dienul Islamiyyah, S.Pd.SMA Kartika XIX – 1 Bandung
Iin Suhartini, S.Pd.SMA Kartike XIX – 1 Bandung
Special AwardTim Power UNPAKAnisa Puteri, S.Pd.Universitas Pakuan
Dody Hermanto, S.Pd., Gr.Universitas Pakuan
Helmi Aziz, S.Pd.Universitas Pakuan
Wiwin, S.Pd.Universitas Pakuan
Darul Hikam Creative’s TeamSiti Ooy Rukoyah, M.Pd.SD Darul Hikam
Ruri Sundari, M.Pd.SD Darul Hikam
Ayat Hidayati, S.Pd.SD Darul Hikam
Siti Nurlatifah Fauziah, S.Pd.SD Darul Hikam
Fitri Wulandani Nurnawangsih, S.Pd.SD Darul Hikam
S1CIKALYudi Nugraha, S.Si.SMA Negeri 1 Cikalongwetan
Risa Aisyah, S.Pd.SMA Negeri 1 Cikalongwetan
    Aldi Cahyadi, S.Pd.SMA Negeri 1 Cikalongwetan
TIM Ranger UNPAKMuhamad Farhan Ramadhan, S.Si.Universitas Pakuan
Eneng Sri Sumiati, S.Pd.Universitas Pakuan
Embun Khoerunnisa Maya Safitri, S.Pd.Universitas Pakuan
Apriliana Rossa, S.Pd.Universitas Pakuan
Muhamad Syarif Hidayatulloh, S.Pd.Universitas Pakuan
SEMESTA JANGLIQurrota A’yun, M.Pd.SMP Semesta 2 Semarang
Muslih Hasan Pambudi, M.Pd.SMP Semesta 2 Semarang

Pelatihan Daring “Optimalisasi Kesehatan Mental Penyusunan Bahasa Terapeutik Berbantuan AI” Sukses Diselenggarakan

03 Aug 2024 • Humas UPI

Bandung-Bali,

Sebagai bagian dari rangkaian pengabdian masyarakat yang diinisiasi oleh dosen Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) bekerja sama dengan Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) dan organisasi FAM Health (First Aid Mental Health), pelatihan daring bertajuk “Optimalisasi Kesehatan Mental Mahasiswa Undiksha: Pelatihan Penyusunan Bahasa Terapeutik Berbantuan Kecerdasan Buatan (AI)” telah sukses diselenggarakan. Kegiatan ini dilaksanakan pada dua sesi, yakni pada 21 Juli 2024 dan 2 Agustus 2024, secara daring melalui platform Zoom.

Pelatihan ini bertujuan untuk memperkenalkan dan melatih mahasiswa serta tenaga kesehatan dalam memanfaatkan teknologi AI, khususnya dalam penyusunan bahasa terapeutik yang dapat digunakan untuk mendukung terapi kesehatan mental. Rangkaian pelatihan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh para dosen UPI yang dipimpin oleh Dr. Jatmika Nurhadi, S.S., M.Hum. sebagai pemateri utama.

Selain Dr. Jatmika Nurhadi, pelatihan ini juga melibatkan beberapa pemateri ahli dari UPI, termasuk Dr. Yostiani Noor Asmi Harini, S.S., M.Hum., Undang Sudana, S.S., M.Hum., Drs. Kholid Abdullah Harras, M.Pd., Sri Wiyanti, S.S., M.Hum., Istiqomah Putri Lushinta, S.Pd., M.Pd., Atika Rahma Amalia, Fidyanie Amelia Budiartie, Irza Fibrianqi Azizi, dan Helda Nur Azizah. Setiap pemateri memberikan kontribusi dalam menjelaskan bagaimana teknologi kecerdasan buatan (AI), khususnya Natural Language Processing (NLP), dapat diintegrasikan dengan terapi kesehatan mental untuk menyusun skrip terapeutik yang relevan dan personal.

Pada sesi pertama yang dilaksanakan pada 21 Juli 2024, peserta diperkenalkan dengan konsep dasar bahasa terapeutik dan pentingnya peran AI dalam membantu menyusun dan mengoptimalkan skrip terapi yang digunakan untuk mendukung kesehatan mental. Dr. Jatmika Nurhadi, sebagai pemateri utama, menjelaskan bagaimana teknologi ini dapat mempermudah terapis dalam memberikan solusi terapeutik yang tepat sasaran dan disesuaikan dengan kebutuhan pasien.

Sesi kedua pada 2 Agustus 2024 berfokus pada pelatihan praktis di mana para peserta dibimbing dalam menyusun skrip terapeutik secara langsung menggunakan AI. Workshop ini mendapat antusiasme tinggi dari peserta yang terdiri dari mahasiswa Undiksha, anggota FAM Health, dan mahasiswa UPI. Setiap kelompok mendapatkan kesempatan untuk melakukan simulasi penyusunan skrip berbasis AI dan kemudian mempresentasikan hasilnya. Kegiatan ini dinilai sangat membantu dalam meningkatkan keterampilan peserta dalam mengintegrasikan AI dalam terapi kesehatan mental.

Dr. Yostiani Noor Asmi Harini, salah satu pemateri, menekankan pentingnya kolaborasi lintas disiplin antara dunia akademik dan praktisi kesehatan mental untuk menghasilkan solusi inovatif yang dapat meningkatkan akses terhadap layanan kesehatan mental. Hal ini sejalan dengan misi FAM Health yang mendukung peningkatan kesejahteraan mental masyarakat luas.

Pelatihan ini merupakan bagian dari rangkaian kerja sama strategis antara UPI, Undiksha, dan FAM Health dalam memperkenalkan teknologi AI sebagai alat bantu untuk meningkatkan kesehatan mental. Diharapkan, program ini akan menjadi model bagi institusi pendidikan lain dan organisasi kesehatan mental dalam mengimplementasikan teknologi inovatif di bidang terapi dan konseling kesehatan mental.

Kontributor: Atika Rahma Amalia

Pengabdian Kepada Masyarakat: Menulis Kreatif sebagai Terapi Jiwa

03 Aug 2024 • Humas UPI

Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) kembali dipercaya menjadi penyelenggara kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang diinisiasi oleh Fakultas Pendidikan Bahasa dan Sastra (FPBS). Kegiatan ini berlangsung dalam dua sesi, yakni pada Minggu, 21 Juli 2024, dan Jumat, 2 Agustus 2024, yang diadakan secara daring melalui platform Zoom Meeting.

PKM ini merupakan kolaborasi antara Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia UPI dengan First Aid on Mental Health (FAM Health Indonesia). Fokus kegiatan ini adalah mengembangkan solusi berbasis ilmu sastra dan penulisan kreatif untuk membantu menangani berbagai masalah sosial, khususnya terkait isu kesehatan mental. Para dosen dari Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia berperan aktif dalam merancang program ini, yang bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui pendekatan kreatif dan sastra.

Tema yang diangkat dalam kegiatan PKM kali ini adalah “Penulisan Kreatif Sastra sebagai Sarana Literasi Mental.” Topik ini dipilih dengan latar belakang semakin meningkatnya masalah kesehatan mental di Indonesia. Berdasarkan data dari World Health Organization (WHO) pada tahun 2017, tercatat ada 9.162.886 kasus depresi di Indonesia, yang mewakili 3,7% dari populasi. Data tersebut menjadi alasan utama diangkatnya tema ini dalam PKM, di mana literasi dan seni sastra dipadukan untuk membantu menangani kasus gangguan kesehatan mental, khususnya di daerah Bali.

Dheka Dwi Agustiningsih, selaku penyelenggara PKM tahun ini, menegaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk menjadikan sastra sebagai media yang dapat memberikan manfaat kepada masyarakat dalam hal pengembangan intelektual, kreativitas, dan produktivitas. “Kami ingin menjadikan kegiatan PKM ini sebagai bentuk Tridharma dosen Universitas Pendidikan Indonesia agar ilmunya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, terutama untuk membangun nilai-nilai intelektual, kreativitas, serta produktivitas masyarakat Indonesia yang lebih baik melalui karya sastra. Sastra juga berfungsi sebagai sarana relaksasi, pengurangan depresi, dan penanganan kecemasan, sebagaimana telah diteliti oleh para ahli,” jelasnya.

Sesi pertama PKM yang berlangsung pada 21 Juli 2024, mengusung tema “Penulisan Kreatif Sastra sebagai Sarana Literasi Kesehatan Mental.” Kegiatan ini dihadiri oleh peserta yang antusias dan dibuka dengan sambutan dari Prof. Dr. Yulianeta, M.Pd., Wakil Dekan Bidang Akademik FPBS UPI. Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh dua narasumber utama, yaitu Drs. Memen Durachman, M.Hum., dan Nenden Lilis Aisyah, M.Pd. Kedua narasumber tersebut membahas peran sastra dalam literasi mental serta memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana penulisan kreatif dapat digunakan sebagai terapi dalam menangani masalah kesehatan mental.

Sesi kedua yang dilaksanakan pada 2 Agustus 2024 diikuti oleh 262 peserta yang berasal dari komunitas lokal Bali, yakni Fam Health Indonesia. Sesi ini mendapatkan sambutan lebih meriah daripada sesi pertama, dengan kehadiran Siti Nur Khasanah, selaku Founder FAM Health Indonesia. Dalam wawancara pasca kegiatan, Siti Nur Khasanah menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari misi mereka dalam mempromosikan kesehatan mental melalui literasi dan seni. “Kami percaya bahwa kreativitas, khususnya dalam bentuk tulisan, memiliki kekuatan untuk memulihkan. Literasi dan seni memiliki peran penting dalam meningkatkan kesehatan mental, baik dalam proses pemulihan maupun pencegahan gangguan kesehatan mental. Kolaborasi ini kami pandang sebagai upaya yang selaras dengan misi kami untuk mempromosikan kesejahteraan mental dan memberikan dukungan kepada mereka yang membutuhkan,” ungkapnya.

Kegiatan PKM ini tidak hanya berfokus pada pemaparan materi, tetapi juga melibatkan peserta dalam praktik langsung. Pada sesi akhir, peserta diberikan tantangan untuk membuat karya sastra kreatif berupa puisi atau cerita pendek sebagai bentuk terapi untuk meluapkan emosi dan menjaga kesehatan mental. Karya-karya ini nantinya akan dibukukan menjadi sebuah antologi yang akan diterbitkan oleh UPI Press.

Salah satu peserta, Saddam Nurhatami, menyampaikan manfaat yang dirasakannya setelah mengikuti kegiatan ini. “Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk membangkitkan semangat menulis. Bersama Bu Nenden, kami belajar bahwa menulis bisa menjadi terapi untuk kesehatan mental, dan bersama Pak Memen, kami mendapatkan wawasan mengenai kekayaan sastra Nusantara yang sangat luar biasa,” tuturnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak yang positif bagi masyarakat, terutama dalam membangun kesadaran akan pentingnya kesehatan mental melalui pendekatan sastra dan literasi kreatif. Output dari kegiatan ini tidak hanya berupa materi pembelajaran, tetapi juga karya nyata yang dihasilkan oleh peserta, yang akan diabadikan dalam bentuk buku antologi. Ini adalah salah satu bukti nyata bagaimana ilmu sastra dan kreativitas dapat berkontribusi langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Kontributor:  Jovita Dwi Swistika Murti

Dari Sosialisasi hingga Mock Up, Calon Awardee Antusias Ikuti Kegiatan

02 Aug 2024 • Humas UPI

Sejak pemberitaan Pusat Data Nasional (PDN) diretas hacker, laman website Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) turut terkena imbasnya. Tak berhenti di situ, para calon awardee BPI pun mengalami hambatan saat submit berkas mereka untuk persyaratan BPI. Tim Kelurahan BPI UPI 3.0 berinisiatif untuk menggelar Sosialisasi BPI UPI 2024 sebagai bentuk dukungan dan semangat kepada para calon awardee BPI. Helatan tiap tahun ini digelar untuk membuka wawasan calon awardee tentang ke-BPI-an dan apa saja yang harus  diketahui calon mahasiswa di Kampus UPI.

Kegiatan Sosialisasi BPI UPI 2024 ini mengundang Prof. Dr. H. Suwatno, M.Si., selaku Direktur Direktorat Kemahasiswaan UPI, Dr. Nurfitriansyah, M.T., selaku Kepala Divisi Prestasi dan Kesejahteraan Mahasiswa UPI, Ratna Prabandari, S.Psi., M.Ed., selaku  Kasubag. Umum BPPT Kemendikbudristek RI, Dr. Dede Kurnia, M.Pd., selaku Ketua Umum Cendikara,  dan M. Januar Ibnu Adham, M.Pd., selaku  Lurah BPI UPI 3.0. Dalam kesempatannya, Nurfitriansyah menyampaikan seputar kemahasiswaan bahwa seorang mahasiswa dinyatakan aktif jika memenuhi dua kriteria, yakni telah membayar biaya pendidikan dan mengambil kontrak perkuliahan. Ia pun menegaskan, mahasiswa UPI yang memiliki rekam jejak baik dari segi kehadiran nilai, dan kontrak perkuliahan, pihak kampus tidak segan untuk memudahkan kegiatan administrasinya.

Sebagai salah yang digaungkan para awardee BPI, Ratna Prabandari menyampaikan bahwa calon mahasiswa harus saksama dalam menyiapkan berkas. Tak hanya itu, calon awardee juga harus sensitif akan kompetensi diri untuk lanjut studi. “Calon mahasiswa harus paham, setelah studi mau jadi apa,” ungkapnya. Mak’e sapaan akrabnya, juga menambahkan seorang mahasiswa harus memiliki pemecahan masalah terstruktur untuk membantu diri mengidentifikasi masalah, mengumpulkan data, menganalisis, mengembangkan solusi, dan mengevaluasi hasil dengan sistematis. Ratna juga menjelaskan terkait visi misi serta program unggulan dari BPI yang hingga saat ini menjadi targetan dari calon mahasiswa. Secara sekilas, ia menyampaikan syarat apa saja yang harus dipenuhi calon awardee agar layak mendapatkan BPI. Dalam kesempatannya juga, Ratna menyampaikan agar calon mahasiswa jeli memahami persyaratan dari BPI.

Lurah BPI 1.0 dan 3.0 turut meramaikan Sosialisasi BPI UPI 2024 yang dihadiri hampir dua ratus peserta. Dalam paparan tentang seleksi adminitrasi, Lurah 3.0 BPI UPI Januar Ibnu Adham menyampaikan tahapan seleksi administrasi yang dilalui para calon awardee dari pengisian biodata dan informasi keluarga, riwayat pendidikan dan pekerjaan, sertifikat bahasa dan pengalaman organisasi, prestasi dan penghargaan, pelatihan dan karya ilmiah, konferensi ilmiah, riset, dan konfirmasi berkas. Hadir melalui daring juga, Kang Dede, sapaan akrabnya kini menjabat sebagai Ketua Umum Cendikara. Ada satu kalimat lugas yang disampaikan Kang Dede, mahasiswa harus mampu memiliki manajemen eksekusi. Artinya, mahasiswa dalam menyelesaikan studinya senantiasa akan terbentur dengan banyak distraksi. Oleh sebab itu, mahasiswa perlu paham tujuan ia kuliah, visi apa yang hendak dikejar, proses yang dilaluinya bagaimana hingga mengendalikan emosi untuk mencapai tujuannya.

Kegiatan Sosialisasi berakhir pukul 12 siang. Namun, Tim Kelurahan BPI UPI 3.0 masih terus memfasilitasi peserta dengan adanya mock up. Peserta dibagi menjadi tiga: mahasiswa S-1 di breakroom 1, calon mahasiswa S-2 di breakroom 2, dan calon mahasiswa S-3 di breakroom 3. Para peserta sangat antusias hingga acara selesai. Dengan adanya PDN di pusat, ternyata membuat mereka lebih mempersiapkan diri untuk pemberkasan BPI hingga tahap wawancara. Ini terbukti ketika kegiatan mock up berlangsung, banyak pertanyaan yang diberikan para calon awardee BPI. *Desti

Pencarian