English
Indonesia

PENGUMUMAN PENDAFTARAN DAFTAR PENYEDIA TERPILIH (DPT) PEKERJAAN PEMBANGUNAN GEDUNG PERKULIAHAN DI UPI KAMPUS TASIKMALAYA

12 Oct 2023 • Humas UPI

Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) UPI mengundang perusahaan pemerintah maupun swasta untuk berpartisipasi dalam rangka pembangunan gedung perkuliahan di UPI Kampus Tasikmalaya, Pendaftaran dibuka mulai tanggal 12 Oktober 2023 s.d 17 Oktober 2023 Pukul 08.00 s.d 15.00 WIB (Kecuali hari terakhir pada pukul 13.00).
Adapun persyaratan pendaftaran sebagai berikut :
a. Para calon mitra yang berminat dapat mendaftarkan perusahaannya pada Daftar Penyedia Terpilih (DPT) UPI melalui tautan: https://sipbaja.upi.edu/ . Panduan pendaftaran dapat diunduh melalui tautan : https://bit.ly/3vJ94hY. Jika ada kendala saat pengisian data atau unggah data, untuk sementara kelengkapan data pendaftaran dapat dikirimkan juga melalui email [email protected].
b. Kualifikasi Usaha : Menengah
c. Syarat Kualifikasi :
Jenis Izin Bidang Usaha/Sub Bidang Usaha/Klasifikasi/Sub Klasifikasi
NIB 41016 – Konstruksi Gedung Pendidikan
SBU Memiliki SBU Kualifikasi Menengah BG006 (PUPR) / BG007 (LPJK) – Jasa Pelaksanan Konstruksi Gedung Pendidikan

Peserta yang berminat wajib mematuhi dan melaksanakan persyaratan-persyaratan, ketentuan-ketentuan, prosedur-prosedur maupun instruksi-instruksi yang berlaku bagi penyedia.

Menghidupkan Kembali Warisan Bangsa: Platform Kemitraan Inovatif guna Meningkatkan Pelestarian Budaya Bersama UMKM Kerajinan Indonesia

11 Oct 2023 • Humas UPI

Pada era digital yang semakin berkembang, pasar kerajinan Indonesia mengalami perubahan besar. Sebuah platform baru yang menghubungkan produsen kerajinan dari Pulau Jawa dan Papua dengan pembeli dari seluruh penjuru negeri telah diluncurkan. Inisiatif ini bertujuan untuk membangkitkan minat beli pada produk kerajinan UMKM serta melestarikan budaya tradisional yang kaya dan beragam di kedua pulau tersebut.

Platform bernama “Lokalasting.id,” telah menjadi pusat perhatian dalam beberapa bulan terakhir. Dengan berbagai kategori produk seperti keramik, anyaman, ukiran kayu, dan kerajinan lainnya. Biasa disebut Lokalasting ini menawarkan beragam pilihan kerajinan tangan yang menggambarkan keindahan budaya dan seni tradisional Pulau Jawa dan Papua.

Salah satu tujuan utama platform ini adalah memajukan UMKM yang terlibat dalam produksi kerajinan tradisional. Dengan memberikan akses ke pasar nasional melalui platform online, para produsen di kedua pulau dapat meningkatkan pendapatan mereka dan secara aktif mengembangkan bisnis mereka.

Tidak hanya itu, platform ini juga memiliki dampak positif dalam melestarikan budaya lokal. Dengan memungkinkan produsen untuk menjual produk-produk tradisional mereka secara luas, Lokalasting membantu menjaga kelestarian teknik pembuatan dan desain yang telah diturunkan dari generasi ke generasi. Ini juga memberikan insentif ekonomi bagi masyarakat lokal untuk tetap terlibat dalam praktik budaya yang turun-temurun.

Salah satu pengelola UMKM kerajinan kayu di Jawa Barat, Ibu Rustiana Nurhayati, yang memproduksi kerajinan kaca dengan limbah kayu, mengatakan, “Kami mendapat penawaran kerjasama dengan Lokalasting dan akhirnya kami menjadi mitra karena apabila ada yang mewadahi UMKM kami menuju pasar yang lebih luas kenapa tidak? Justru sangat dibutuhkan dalam masa saat ini yang serba digital dan kebanyakan UMKM belum mampu menyesuaikan.”

Lokalasting juga telah mengadakan berbagai acara promosi dan kolaborasi dengan seniman lokal dan kelompok kerajinan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kekayaan budaya Pulau Jawa dan Papua. Ini menciptakan lingkungan bahwa budaya tetap dapat berkembang dan hidup di era modern.

Seiring berjalannya waktu, diharapkan platform ini akan menjadi wadah yang lebih besar untuk menjembatani kesenian tradisional dengan dunia yang semakin terhubung secara digital. Dengan begitu, minat beli pada produk kerajinan UMKM dapat terus tumbuh sembari menjaga keanekaragaman budaya Indonesia yang begitu berharga. (TIM Lokalasting)

Mengangkat Kekayaan Kerajinan Lokal: Kontribusi Industri Kreatif dalam Era Digital

11 Oct 2023 • Humas UPI

Indonesia telah lama dikenal sebagai negara yang kaya akan kerajinan lokalnya dengan keberagaman budaya serta kekayaan alamnya. khususnya Industri kreatif dalam sektor produk fashion dan kriya, telah menjadi bagian integral dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia. Pada tahun 2023, data dari Kementerian Perindustrian mencatat bahwa sektor ekonomi kreatif menyumbang sekitar 7,8% dari Produk Domestik Bruto Nasional (PDB), membuktikan kontribusi signifikan sektor ini dalam perekonomian negara. Namun, dalam era digital yang semakin maju, tantangan baru muncul. Bagaimana kita dapat terus mendukung dan mengembangkan industri kerajinan lokal di tengah perubahan zaman ini? Salah satu cara yang patut dipertimbangkan adalah melalui fasilitasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam sektor kerajinan lokal khas Indonesia.

Fasilitas yang mewadahi para UMKM tersebut berada di Lokalasting, sebagai upaya kontribusi  yang dapat diambil dengan menciptakan platform inovatif guna mendukung aktivitas pelestarian budaya Indonesia dan sekaligus meningkatkan pendapatan dari produk kerajinan asli Indonesia, terutama di Pulau Jawa dan Pulau Papua. Hal ini sejalan dengan upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals – SDGs) ke-8, yaitu ‘decent work and economic growth‘ atau ‘pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi’.

Melihat kembali data dari Kementerian Perindustrian tahun 2023, sekitar 61,76% kawasan industri masih terpusat di Pulau Jawa. Ini menunjukkan perlu adanya upaya untuk mengimbangi porsi kawasan industri antara Pulau Jawa dan luar Jawa. Dengan demikian, platform yang dapat diakses dengan namaLokalasting.id ini dapat hadir untuk berfokus pada keberlanjutan industri kerajinan lokal, yang dapat membantu mencapai tujuan ini. Dalam hal ini, stabilitas pasar dapat dicapai dengan fokus pada pelestarian dan pengembangan produk kerajinan di Pulau Papua dan Pulau Jawa.

Langkah-langkah konkret, seperti pelatihan, pemasaran online, dan penggunaan teknologi digital untuk memperluas jangkauan pasar, dapat membantu memajukan industri kerajinan lokal. Selain itu, kerjasama antara pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat dalam pengembangan platform inovatif dapat menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan industri kreatif lokal. Ini juga dapat membantu melestarikan warisan budaya Indonesia, menciptakan lapangan kerja yang layak, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Mengintegrasikan kerajinan lokal dengan era digital adalah langkah penting dalam mewujudkan tujuan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan sejalan dengan semangat perubahan yang semakin cepat. Lokalasting dengan komitmen untuk terus mendukung dan mewadahi UMKM kerajinan lokal khas Indonesia dapat menjadi bukti bahwa kekayaan budaya semakin berkembang dan layak untuk terus dilestarikan, sehingga melalui Lokalasting  ekonomi Indonesia dapat terus bertumbuh dan memberikan manfaat bagi bangsa. (Tim Lokalasting)

Tim PKM-RSH UPI Lakukan Riset Pencegahan Kekerasan Seksual  Melalui Program Bystander Education

11 Oct 2023 • Humas UPI

Berbagai upaya pencegahan preventif terhadap kasus kekerasan seksual di Indonesia hingga saat ini terkhusus di dunia Pendidikan masih menjadi tantangan besar. Memasuki tahun 2022, dilansir melalui kompas.com memberitakan bahwa 117 pelajar dengan dominasi perempuan telah menjadi korban kekerasan seksual di berbagai jenjang pendidikan berdasarkan informasi yang diketahui dari pernyataan tertulis Federasi Serikat Guru Indonesia (FGSI).

Menyoroti permasalahan tersebut salah satu tim PKM RSH Universitas Pendidikan Indonesia dengan taglinetim Power Of Act yang diketuai oleh Arini Cantika Dewi (Pendidikan Sosiologi, 2021), Muhammad Ilham Mudin (Psikologi, 2020), Febi Febriyanti (Pendidikan Sosiologi, 2021), Sabirina Hajarani (Psikologi 2021), dan Bangkit Alamsyah (Pendidikan Masyarakat, 2021), mengusung program Bystander Education. Bystander education merupakan action program tim PKM-RSH Power Of Act, yang telah berhasil lolos pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM).

Diungkap oleh tim PKM RSH Power Of Act “Bystander Education merupakan program yang dirancang dan berfokus pada tindakan preventif terhadap potensi terjadinya kekerasan seksual dengan menjadi pengamat aktif (active bystander)”. Kemudian lebih lanjut diungkapkan bahwasannya program bystander ini telah berhasil dilakukan pada tingkat Sekolah Menengah Atas di Amerika dengan meningkatkan bystander behavior serta menurunkan penerimaan mitos pemerkosaan. Kesuksesan upaya preventif terhadap kekerasan seksual tersebut membawa peneliti untuk dapat mereplikasikannya di Indonesia dan mengujinya. Program Bystander Education yang dirancang oleh tim PKM RSH Power Of Act ini dilaksanakan pada satuan Pendidikan Sekolah Menengah Atas kota Bandung yaitu SMA Negeri 1 kota Bandung, dengan kelas yang menjadi partisipan dalam program ini yaitu kelas X-6 yang memiliki jumlah peserta didik sebanyak 34 siswa. 

Tim PKM RSH Power Of Act menjelasakan bahwa dalam pelaksanaanya Program ini memberikan perlakuan (intervention) sebagai pelatihan berupa pematerian yang dikemas melalui berbagai macam metode dan media pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa SMA. Tim berupaya menerapkan Pelatihan Bystander Educationdengan membawa empat variabel yaitu: bystander behaviour dengan media pembelajaran yang digunakan berupa role-play atau psikoedukasi, mitos pemerkosaan dengan media pembelajaran yang digunakan berupa fact or myhts games, rape culture dengan media pembelajaran yang digunakan berupa POA card, dan victim empathy dengan media pembelajaran yang digunakan berupa tayangan video tentang kisah penyintas kekerasan seksual. 

Lebih lanjut Tim menjelaskan mengenai umpan balik partisipan diungkapkannya, “Partisipan ketika di wawancara oleh tim merasa program ini sangat penting dan dibutuhkan serta di ketahui oleh seluruh siswa di satuan Pendidikan” kemudian lebih lanjut dijelaskan, “Partisipan lainnya mengungkapkan bahwa dengan adanya program ini mereka menjadi tau apa yang perlu dilakukan oleh seorang bystander dalam mencegah dalam situsi potensial terjadinya kekerasan seksual”. 

Setelahnya Tim PKM RSH mengungkapkan harapan mereka dengan hadirnya program bystander Educationditerangkannya, “melalui bystander education siswa tingkat Sekolah Menengah Atas dan Sederajat mampu memiliki pengetahuan dan kesadaran mengenai bahayanya mitos dan budaya pemerkosaan serta pentingnya empati terhadap korban dan implementasi bystander behavior dalam prevensi kekerasan seksual. Adapun peneliti juga berharap setelah para siswa tingkat Sekolah Menengah Atas dan Sederajat mengikuti bystander education, mereka mampu turut berkontribusi dalam menyebarluarkan edukasi kepada Masyarakat sebagai langkah keberlanjutan dan kebermanfaatan dari “Power Of Act” , sehingga hadirnya program bystander education dapat membawa dampak signifikan terhadap turunnya angka kekerasan seksual di Indonesia”. 

Program Studi Pendidikan Bisnis FPEB UPI Gandeng UNESA dan UNJ Selenggarakan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM)

11 Oct 2023 • Humas UPI

Program Studi Pendidikan Bisnis Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Universitas Pendidikan Indonesia bekerjasama dengan Universitas Negeri Surabaya (UNESA), dan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menyelenggarakan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan menggandeng di Kabupaten Sidoarjo, pada Kamis, 5 Oktober 2023.

Kolaborasi Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) diselenggarakan melalui pelatihan yang fokus pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan pemasaran digital yang ditujukan bagi pelaku UMKM dibawah pembinaan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo. 

Penyelanggaraan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Kegiatan dihadiri oleh para dosen Program Studi Pendidikan Bisnis FPEB UPI, dosen UNESA, dosen UNJ serta Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Sidoarjo, Muhamad Edi Kurniadi dan jajarannya. 

Selain Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), juga diselenggarakan proses penandatanganan MoU kerja sama antaraUPI, UNESA, UNJ juga dengan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Sidoarjo terkait dengan pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi (Kontributor Humas UPI)

Pencarian